Pelaku Wisata di Bantul Khawatirkan Penerapan PPKM Level 3 saat Nataru
·waktu baca 2 menit

PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru mendatang membuat pelaku wisata di Bantul khawatir. Mereka khawatir tak banyak wisatawan yang akan berlibur ke Bantul saat Nataru nanti.
Amin, salah seorang pengusaha restoran di Pantai Parangtritis mengatakan para pelaku wisata berharap tidak ada penutupan ataupun penyekatan di pintu-pintu masuk objek wisata. Sehingga meskipun PPKM level 3 namun masih tetap ada wisatawan yang berkunjung ke tempat mereka.
"Ya tetap ada yang berwisata. Kalau ndak gimana nasib kami," ujar Amin, Rabu (1/11/2021).
Rencana Pelaksanaan PPKM Level 3 saat Nataru nanti memang membuat beberapa wisatawan membatalkan perjalanan mereka. Meskipun tak banyak namun hal tersebut menunjukkan jika kebijakan pemerintah mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan.
Tak hanya itu, cukup banyak wisatawan yang memilih memajukan jadwal perjalanan wisata mereka ke Bantul. Mereka khawatir ketika PPKM Level 3 berlaku maka akan ada penyekatan dan persyaratan perjalanan juga lebih sulit.
"Nanti khawatir syaratnya ribet. Makanya banyak yang memajukan jadwalnya," terang dia.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru mengungkapkan, meskipun pemerintah menetapkan PPKN level 3 pada Nataru mendatang namun ia menghimbau kepada seluruh pelaku wisata di wilayah kabupaten Bantul untuk tidak khawatir.
Sampai saat ini tidak ada rencana penutupan semua objek wisata yang ada di Kabupaten Bantul berkaitan dengan pelaksanaan PPKM level 3 pada nataru mendatang. Kemungkinan yang ada Hanyalah pembatasan jumlah pengunjung di suatu objek wisata.
"Sampa saat ini obyek wisata tidak ditutup," tegasnya.
Hanya saja pihaknya meminta kepada seluruh pelaku wisata untuk selalu menaati protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19. Terlebih pada momen nataru nanti diperkirakan jumlah wisatawan yang berkunjung akan mengalami peningkatan.
