Konten Media Partner

Rekayasa Lalin Diterapkan di Sejumlah Objek Wisata di Jogja saat Libur Nataru

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tebing Breksi. Foto: Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Tebing Breksi. Foto: Tugu Jogja

Polda DIY akan mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang akan berlibur ke DIY selama libur nataru. Karena berdasarkan informasi dari kementrian Perhubungan jumlah wisatawan yang akan masuk ke wilayah DIY sebanyak 5 juta orang.

"Sebelumnya prediksi hanya 4 juta. Tetapi karena bersamaan dengan libur sekolah maka akan meningkat jadi 5 juta wisatawan," tutur Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, Kamis (22/12/2022).

Oleh karenanya pihaknya akan mendirikan Posko Pengamanan 17 dan Pos Layanan 4 buah dan 5 Pos Terpadu. Di samping itu pihaknya akan mengantisipasi kepadatan arus di wilayah wisatawan di mana di DIY ada 35 titik.

Pihaknya akan melaksanakan kegiatan rekayasa atau manajemen lalu lintas. Di mana lokasi rekayasa lalu lintas akan mereka lakukan di Tebing Breksi dan Obelix Hills. Di mana untuk menuju ke dua lokasi tersebut harus menempuh perjalanan yang terjal.

kumparan post embed

"Kita melakukan bagaimana cara bertindak," tambahnya.

Untuk wisata Tebing Breksi akan ada 7 titik yang tentunya bagaimana wisatawan mencapai lokasi. Artinya apabila ditemukan atau ada bus 10 yang dari atas turun ke bawah dan ada satu bus yang akan naik maka akan diutamakan yang satu bus ke atas mengingat jalan yang sangat terjal.

Demikian juga di daerah Gunungkidul itu banyak pantai dan sebuah wisata yang sangat ramai dikunjungi yaitu HeHa Ocean View. Di mana saat ini sudah dilakukan beberapa rekayasa, dilakukan one way atau satu jalur.

"Begitu juga di Parangtritis jembatan Kretek sudah jadi sehingga tidak ada masalah. Nanti akan oneway juga. One way juga di Baron atau Indrayanti," tambahnya.

Ia juga memastikan tidak akan ada stagnan di mana arus tetap akan mengalir dengan baik selama musim libur Nataru nanti terutama di daerah obyek wisata.