Viral Bus dan Mobil Dipaksa Mundur di Bantul
·waktu baca 2 menit

Dua postingan tentang tingkah pengemudi yang tak sabar antre di lokasi longsoran di Jalan Jogja-Wonosari tepatnya di Dusun Plesedan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul dalam media sosial viral. Sejumlah warganet menghujat aksi pengemudi yang ngeyel itu.
Postingan tersebut diunggah oleh pemilik akun tiktok @prayoga_WP. Postingan pertama mengunggah sebuah bus pariwisata warna hijau terpaksa berjalan mundur di turunan jalan tersebut karena dari depannya ada puluhan sepeda motor dari arah Wonosari yang mengadang bus tersebut.
Postingan kedua juga menunjukkan sebuah mobil grand max warna metalik yang juga harus berjalan mundur berhadap-hadapan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Nampaknya dua kendaraan tersebut tak sabar antre di lokasi longsoran dari arah Kota Yogyakarta menuju Wonosari.
sehingga nekat masuk ke jalur berlawanan hingga akhirnya bertemu rombongan kendaraan dari arah berlawanan. Postingan ini mengundang komentar beragam dari warganet.
Kanit Lantas Polsek Piyungan Iptu Giyarto mengakui ulah pengemudi yang sering tidak menaati anjuran penjaga ataupun masyarakat sesama pengguna jalan. Cukup sering pengemudi bus pariwisata ataupun mobil pribadi terutama dari luar kota yang nekat masuk ke jalur berlawanan.
"Biasanya kan kalau kita buka tutup, ruas jalur berlawanan kan nampak kosong. Nah mereka nekat masuk ke jalur berlawanan, dan ketemu rombongan kendaraan yang ruasnya baru dibuka," kata dia, Minggu (6/11/2022)
Kondisi seperti ini justru membuat kemacetan semakin panjang dan antrean menjadi lebih lama. Oleh karenanya ia mengimbau kepada pengguna jalan untuk bersabar mengantre di lokasi longsoran yang memang sampai saat ini baru bisa digunakan 1 ruas saja.
Dia sendiri mengakui di akhir pekan ini, Sabtu (5/11/2022) dan Minggu antrean kendaraan memang cukup panjang. Dari arah Wonosari terpantau antre kendaraan sampai ke Kalipentung Kalurahan Nglanggeran yang berjarak sekitar 2 kilometer dari longsoran.
"Kalau dari arah Jogja sempat mencapai pertigaan Piyungan. Kami tak henti-henti mengimbau warga untuk sabar dan kalau bisa memilih jalur alternatif," imbaunya.
