Konten Media Partner

Viral Pria Raba Paha Penumpang Perempuan di Kereta Api

Tugu Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar video viral pria raba paha perempuan di KA Argolawu. Foto: Twitter/@Selasarabu_
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar video viral pria raba paha perempuan di KA Argolawu. Foto: Twitter/@Selasarabu_

Sebuah video viral memperlihatkan aksi pelecehan seksual terjadi di kereta api. Dalam video tersebut tampak tangan seorang pria menjangkau kaki seorang penumpang wanita. Sontak aksi tersebut menuai kecaman netizen.

VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya mengecam kejadian pria raba paha penumpang perempuan di kereta api. Dia menyebut kejadian itu terjadi di KA Argo Lawu relasi Solo Balapan – Gambir, Minggu, (19/6/2022).

kumparan post embed

"Menanggapi beredarnya video pelanggan Kereta Api yang melecehkan pelanggan lainnya, KAI mengecam perilaku menyimpang dari pelanggan tersebut," ujar Joni.

Lebih lanjut, KAI saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Selain itu, Joni juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan masyarakat.

"KAI menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Setelah mendapatkan laporan dari korban, kondektur yang bertugas langsung bergerak cepat untuk memindahkan tempat korban dengan mencarikan tempat duduk yang kosong lainnya dan memberi teguran kepada pelaku," katanya.

Puhaknya berharap kejadian pelecehan di kereta api ini tidak terulang. Ia menegaskan agar hal ini menjadi pembelajaran bersama berbagai pihak untuk mengedepankan etika kesantunan dalam menggunakan transportasi publik.

"Kami sangat menyesalkan dan menaruh perhatian sangat serius terhadap kejadian tersebut. KAI berkomitmen untuk selalu memberikan perlindungan kepada para pelanggan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan," tegas Joni.

Selain itu, Joni juga mengajak pelanggan agar tetap waspada. Ia pun juga mendorong pelanggan agar melapor kepada petugas apabila terjadi tindakan pelecehan seksual atau kekerasan terhadap wanita saat menggunakan transportasi KA.