Pencarian populer

Ditahan Barito, Persib Gagal ke Play-off Piala AFC

Persib Bandung di Gelora Bandung Lautan Api. (Foto: ANTARA/Novrian Arbi)

Mimpi Persib untuk bermain di Piala AFC musim depan dipastikan kandas. Bermain melawan Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (8/12/2018) malam WIB, Persib ditahan imbang 3-3.

Dengan begini, raihan poin Persib mentok di angka 52. Sementara, Bhayangkara FC yang merupakan pesaing terdekat 'Maung Bandung' berhasil mengumpulkan 53 angka berkat kemenangan 2-0 atas Bali United. Bhayangkara mengakhiri musim di urutan ketiga, Persib di peringkat empat.

Gol-gol Persib dicetak oleh Ghozali Siregar (20'), Jonathan Bauman (23'), dan Ezechiel N'Douassel (43'). Sementara, gol-gol Barito berasal dari Rizki Pora (18') dan Samsul Arif (25' & 87').

***

Persib memerlukan kemenangan untuk mengamankan satu tempat di play-off Piala AFC musim depan. Demi capaian itu, pelatih Mario Gomez langsung menurunkan pemain-pemain terbaik yang bisa dia mainkan. Ezechiel N'Douassel dan Jonathan Bauman berduet di lini depan. Mereka disokong oleh kuartet Supardi, Ghozali Siregar, Hariono, dan Oh Inkyun.

Persib begitu, Barito tak mau kalah. Dengan pakem dasar 4-3-3, Jacksen F. Tiago menurunkan trio terbaiknya di lini depan: Marcel Sacramento, Samsul Arif, dan Rizki Pora. Mereka disokong nama-nama besar lain macam Douglas Packer, Matias Cordoba, Jajang Sukmara, dan Gavin Kwan Adsit.

Persib yang butuh tiga poin tidak buang-buang waktu. Pada menit kedua, mereka sudah mendapatkan hadiah penalti setelah N'Douassel yang melakukan penetrasi dijegal dari belakang. Namun, eksekusi pemain bernomor 10 itu bisa dengan sempurna dibaca oleh kiper M. Riyandi.

Setelah gagal mencetak gol di kesempatan emas pertama, Persib malah harus kebobolan terlebih dahulu. Rizki Pora yang menerima umpan chip Cordoba berhasil melepaskan tendangan keras dari sudut sempit. I Made Wirawan, kiper Persib, sudah berusaha menghalau tembakan tersebut tetapi upayanya sia-sia.

Keunggulan Barito ini tak bertahan lama. Empat menit setelah gol Rizki Pora, Ghozali mencatatkan nama di papan skor. Melalui skema serangan balik, Ghozali yang merangsek dari sayap kiri menerima umpan terobosan dari Bauman. Juga dari sudut sempit, mantan winger PSM Makassar ini membuat Riyandi kudu memungut bola dari dalam gawang.

Setelah itu, pertandingan semakin panas saja. Tak lama usai memberi assist kepada Ghozali, Bauman sendiri berhasil mencetak gol. N'Douassel yang memenangi duel di sayap kanan mendribel bola masuk ke dekat kotak penalti. Setelah itu, dia mengirim umpan mendatar yang tak disia-siakan oleh Bauman. Persib berbalik unggul.

Namun, keunggulan Persib itu juga akhirnya kudu berakhir prematur. Hanya semenit setelah gol Bauman, Samsul Arif sukses membuat skor menjadi sama kuat. Usai menerima umpan lambung dengan dadanya, penggemar Juventus tersebut mampu melepaskan sepakan setengah voli yang bersarang di tiang jauh.

Setelahnya, intensitas laga sedikit menurun. Aksi saling serang memang tetap dilakukan kedua tim, tetapi gol tambahan baru tercipta pada menit ke-43. N'Douassel kali ini sukses membayar kesalahannya dengan mencetak gol indah dari luar kotak penalti. Pemain asal Chad ini membawa Persib masuk ruang ganti dengan keunggulan 3-2.

Pada babak kedua, intensitas pertandingan menurun drastis. Jika babak pertama adalah Mr. Hyde yang agresif dan liar, babak kedua adalah Dr. Jekyll yang kalem dan terukur. Tempo pun sama sekali tidak cepat karena pada babak kedua ini Persib dan Barito menggunakan pendekatan berbeda.

Jika pada babak pertama Persib dan Barito kerap menggunakan umpan direct, kali ini build-up sebenarnya lebih tertata. Namun, karena itu pula barisan pertahanan kedua kesebelasan bisa mengatur posisi dengan lebih baik. Oleh karena itu, build-up yang lebih rapi itu pada akhirnya justru jadi bumerang.

Sulitnya menembus pertahanan lawan ini sempat membuat N'Douassel frustrasi. Pemain berjuluk King Eze itu merasa dilanggar lawan dengan jegalan dari belakang. Namun, wasit tidak mengacuhkan protesnya. Justru, N'Douassel kemudian diberi kartu kuning karena dinilai melakukan protes berlebihan.

Derita Persib semakin paripurna manakala pada menit ke-87 Samsul Arif mencetak gol keduanya pada laga ini. Menerima umpan Rizki Pora, Samsul Arif dengan mudah menaklukkan I Made Wirawan dari jarak dekat. Gol ini jadi gol penentu hasil akhir pertandingan yang membuat Persib dipastikan gagal bermain di play-off Piala AFC musim depan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33