Rangkaian Doa Rosario, Doa Renungan Umat Katolik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa Rosario merupakan doa renungan umat Katolik. Doa ini diajarkan oleh Bunda Maria ketika menampakkan diri di hadapan Santo Dominikus pada tahun 1214. Doa ini juga menjadi devosi kepada Tuhan melalui devosi kepada Bunda Maria.
Dapat dikatakan bahwa Doa Rosario adalah rangkuman injil. Sebab, doa ini memuat ayat-ayat injil yang memaparkan peristiwa inkarnasi dan masa kecil Yesus, pewartaan dan pelayanan, penangkapan, hingga kebangkitan dan kenaikan-Nya.
Ketika memanjatkan doa Rosario, umat Katolik biasanya menggunakan kalung Rosario yang memuat 59 manik-manik dan sebuah salib. Selain itu, ada pula medali dengan doa yang berbeda untuk masing-masing bagian.
Apa yang Dimaksud dengan Doa Rosario?
Dalam ajaran Katolik, doa Rosario termasuk doa yang paling sederhana. Bisa didoakan di mana pun, dalam kondisi apa pun, dan oleh siapa pun.
Meskipun sederhana, doa Rosario memuat doa yang lengkap dalam tradisi iman Katolik dan memiliki mukjizat yang dahsyat. Semua doa pokok ada di sana, yakni doa Pengakuan Iman Rasul (syahadat Kristen), Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan, dan Terpujilah.
Mengutip 12 Katekese, Renungan, dan Doa Bunda Maria oleh Y. Gunawan (2019: 77), doa Rosario adalah doa untuk merenungkan peristiwa-peristiwa dalam hidup Yesus Kristus. Gereja mengakui doa Rosario sebagai doa utama sekaligus devosi utama umat beriman.
Apakah doa Rosario hanya untuk Katolik? Menurut Catholic Education Resource Center, doa Rosario juga dapat didaraskan oleh umat Kristen yang bukan Katolik. Memanjatkan doa Rosario tidak akan membuat orang tersebut berubah keyakinan sebagai Katolik.
Doa Rosario termasuk meditasi dan doa renungan tentang bagian Alkitab (misteri) yang menceritakan kehidupan Yesus. Misteri ini termasuk momen-momen penting dalam kehidupan Yesus.
Di dalam doa Rosario, ada permenungan yang lengkap dan kaya tentang sejarah keselamatan manusia yang berpuncak dalam hidup Yesus. Permenungan yang terinspirasi dari Alkitab itu dikelompokkan dalam empat peristiwa, yaitu peristiwa gembira, sedih, mulia, dan terang.
Peristiwa Gembira, meliputi Bunda Maria menerima Kabar Gembira dari Malaikat Gabriel, Maria mengunjungi Elizabeth saudaranya, Yesus dilahirkan di Betlehem, Yesus dipersembahkan di Bait Allah, dan Yesus ditemukan dalam Bait Allah.
Peristiwa Sedih, meliputi tentang Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di Taman Getsemani, Yesus didera, Yesus dimahkotai duri, Yesus memanggul salib-Nya ke Gunung Kalvari, dan Yesus wafat di salib.
Peristiwa Mulia, meliputi Yesus bangkit dari kematian, Yesus naik ke surga, Roh Kudus turun atas para Rasul, Maria diangkat ke surga, dan Maria dimahkotai di surga.
Peristiwa Terang, meliputi Yesus dibaptis di Sungai Yordan, Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana, Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan, Yesus menampakkan kemuliaan-Nya, dan Yesus menetapkan Ekaristi.
Selain doa Rosario yang biasa dipanjatkan, ada pula doa Rosario Pembebasan yang kerap didaraskan oleh umat yang membutuhkan pembebasan dari pengaruh negatif dunia, seperti penyakit, kebiasaan buruk, dan lain sebagainya. Sama seperti doa lainnya, terdapat mukjizat doa Rosario Pembebasan yang dapat diperoleh umat beriman.
Rangkaian Doa Rosario
Doa Rosario terbagi menjadi tiga bagian, mulai dari doa pengantar hingga penutup. Berikut adalah rangkaian tata cara doa Rosario.
Doa Pengantar
1. Membuat Tanda Salib
2. "Dalam nama Allah, Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin."
3. Doa Aku Percaya
"Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria. Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan. Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa. Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin."
4. Doa Kemuliaan
"Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin."
5. Doa Terpujilah
"Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin."
6. Doa Bapa Kami
"Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin."
7. Doa Salam Maria
"Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin."
8. Doa Kemuliaan
9. Doa Terpujilah
10. Doa Fatima atau Ya, Yesus
"Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin."
Peristiwa Doa Rosario
Sebelum mendaraskan doa Rosario, sebaiknya menentukan terlebih dahulu peristiwa dalam doa Rosario yang akan dipilih.
Terdapat empat peristiwa doa Rosario. Peristiwa ini bisa disesuaikan dengan situasi dan keinginan pendoa. Berikut ujud-ujud doa Rosario untuk direnungkan.
Peristiwa-Peristiwa Gembira
Didoakan pada hari Senin, Sabtu, dan selama masa Adven dan Natal. Berikut ujud doa Rosario Peristiwa Gembira.
Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26-38).
Maria mengunjungi Elizabeth, saudarinya (Lukas 1:39-45).
Yesus dilahirkan di Bethlehem (Lukas 2:1-7).
Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-40).
Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Lukas 2:41-52).
Peristiwa-Peristiwa Sedih
Didoakan pada hari Selasa, Jumat, dan selama masa Prapaskah. Berikut ujud doa Rosario Peristiwa Sedih.
Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut (Lukas 22:39-46).
Yesus didera (Yohanes 19:1).
Yesus dimahkotai duri (Yohanes 19:2-3).
Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari) (Lukas 22:26-32).
Yesus wafat di salib (Lukas 23:44-49).
Peristiwa-Peristiwa Mulia
Didoakan pada hari Rabu, Minggu, dan selama masa Paskah. Berikut ujud doa Rosario Peristiwa Mulia.
Yesus bangkit dari kematian (Lukas 24:1-12).
Yesus naik ke surga (Lukas 24:50-53).
Roh Kudus turun atas para rasul (Kisah Para Rasul 2:1-13).
Maria diangkat ke surga (1 Korintus 15:23; Denzinger-Schönmetzer 3903).
Maria dimahkotai di surga (Wahyu 12:1, Denzinger-Schönmetzer 3913-3917).
Peristiwa-Peristiwa Terang
Didoakan pada hari Kamis. Berikut ujud doa Rosario Peristiwa Terang.
Yesus di baptis di Sungai Yordan (Matius 3:16-17)
Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana (Yohanes 2:11)
Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Matius 4:17-23)
Yesus menampakkan kemuliaan-Nya (Matius 17:2-5)
Yesus menetapkan Ekaristi (Markus 14:22-24)
Selama perenungan peristiwa, urutan doa menjadi seperti berikut.
Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (10 kali)
Doa Kemuliaan
Doa Terpujilah
Doa Doa Fatima
Selain peristiwa-peristiwa di atas, doa Rosario juga memiliki ujud-ujud khusus yang dapat diucapkan, seperti ujud doa Rosario untuk orang meninggal. Ujud-ujud doa khusus bersifat fleksibel, dalam artian dapat didaraskan dengan beberapa penyesuaian.
Doa Penutup
Dalam doa penutup, pendoa mengucapkan permohonan kepada Yesus dan Maria untuk melindungi, membimbing, dan membantu pendoa. Doa yang dilakukan di atas medali ini diakhiri dengan Tanda Salib (dalam nama Allah, Bapa, Putra, dan Roh Kudus).
Baca Juga: Doa Arwah Katolik Agar Terbebas dari Api Penyucian
Berapa Kali Doa Rosario?
Tidak ada ketentuan waktu yang tetap untuk berdoa Rosario. Artinya, umat Katolik dapat mendaraskan doa Rosario kapan saja, termasuk setiap hari.
Meskipun demikian, ada dua bulan dalam satu tahun yang dikhususkan oleh gereja Katolik untuk berdoa Rosario, yaitu dilaksanakan pada bulan Mei sebagai penghormatan kepada Bunda Maria dan juga bulan Oktober sebagai Bulan Rosario.
Doa Rosario juga dapat didaraskan sesuai ketentuan waktu mengikuti perenungan peristiwa. Misalnya, memilih untuk merenungkan Peristiwa Gembira, maka dapat mendaraskan doa Rosario pada hari Senin.
Umat Katolik bisa juga berdoa Rosario pada hari Selasa. Hari Selasa peristiwa apa dalam doa Rosario? Pada hari ini, umat Katolik dapat mendaraskan doa Rosario untuk merenungkan Peristiwa Sedih.
Sementara itu, umat Katolik dapat mendaraskan doa Rosario dengan menjadwalkan waktu. Misalnya, sebelum tidur, atau dijadwalkan sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.
Dalam pelaksanaannya, doa Rosario memiliki sebuah alat untuk menghitung jumlah doa Salam Maria yang didaraskan, yaitu Rosario atau kalung Rosario.
Berapa jumlah butir Rosario? Sebuah kalung Rosario terdiri dari sebuah salib, 53 buah manik-manik dengan warna yang sama untuk doa Salam Maria, dan 6 buah manik-manik dengan warna lain untuk doa Bapa Kami.
Salib dan manik-manik tersebut dirangkai pada sebuah tali atau benang yang kuat berdasarkan suatu pola. Doa Rosario dipanjatkan seiring dengan menggerakkan satu manik-manik ke manik-manik lainnya.
Untuk Apa Kita Berdoa Rosario?
Doa Rosario telah didaraskan selama berabad-abad oleh Paus Fransiskus dan banyak orang kudus. Berdoa Rosario sangat dianjurkan karena dengan berdoa ini maka secara langsung umat beriman berdoa kepada Yesus dengan menghayati setiap peristiwa pada Alkitab.
Selain itu, dengan berdoa Rosario, umat Katolik berdoa bersama dengan Bunda Maria dan para kudus di surga untuk memuliakan Allah.
Mengutip Alkitab dalam Paradigma Fisikawan: Mengenal Kekayaan Gereja Kristen Universal (Katolik) oleh Valentinus Galih Vidia Putra (2018: 111-113), berikut beberapa alasan mengapa perlu berdoa Rosario.
Doa Rosario adalah tempat belajar taat dan rendah hati karena dengan berdoa bersama Maria, kita menyambut Kristus dan menyambut Allah Bapa di surga. (Mat 10: 40)
Dengan berdoa bersama para kudus di surga, maka kita bersama-sama memuliakan Allah dan bersama dalam kasih Allah dan Kristus. (Roma 8: 38, Luk 20: 38)
Doa Rosario adalah gudang dari begitu banyak rahmat. (Alan de la Roche)
Jika mendoakan Rosario seumur hidup, walaupun banyak dosa, diyakini akan menerima mahkota kemuliaan abadi. (Santo Louis de Monfort)
Doa Rosario adalah bentuk doa yang paling baik dan sarana yang paling efektif dalam berdoa. Doa ini adalah obat untuk semua keburukan dan akar dari semua berkat. (Paus Leo XIII)
Setiap kali doa Rosario didaraskan, akan ada kedamaian dan ketenangan berhari-hari. (Santo Yohanes Bosco)
Doa Rosario adalah obat terbaik bagi jiwa yang terganggu, tidak bahagia, ketakutan, dan putus asa. (Uskup Agung Fulton Sheen)
(GTT & SFR)
