Konten dari Pengguna

13 Contoh Bid'ah Berdasarkan Jenis dan Hukumnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bid'ah merupakan salah satu perbuatan yang tidak ada dalam syariat Islam. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Bid'ah merupakan salah satu perbuatan yang tidak ada dalam syariat Islam. Foto: Unsplash.com

Bid'ah singkatnya merupakan sebuah perbuatan yang tidak ada dalam syariat Islam. Saat ini, ada banyak contoh bid'ah dalam kehidupan sehari-hari yang secara sadar atau tidak sadar dilakukan oleh banyak orang.

Secara sederhana, pengertian bid'ah adalah suatu perbuatan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan contoh dan hukum yang ditetapkan oleh syariat. Ketidaksesuaian tersebut bisa berupa menambahkan atau mengurangi ketetapan yang telah disepakati oleh syariat.

Adanya gerakan bid'ah telah dimulai bahkan sejak zaman Rasulullah SAW. Seiring berjalannya waktu, gerakan bid'ah pun makin bertambah dan mulai menyebar.

Oleh sebab itu, perbuatan bid'ah perlu disikapi dengan bijak agar tidak terjerumus dengan cara melakukan berbagai macam kajian mengenai syariat Islam. Untuk menyikapi perbuatan bid'ah, tentunya umat muslim perlu memahami apa saja contoh bid'ah.

Apa saja contoh bid'ah tersebut? Berikut ini adalah penjelasan mengenai contoh bid'ah di bawah ini.

Apa Itu Bid'ah?

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, bid'ah adalah suatu perbuatan yang menyimpang dari ketetapan yang sudah diatur oleh syariat.

Dalam buku Mengkaji Ulang Tafsir Istilah Bid’ah karya Drs. H. Lukman Hakim, berikut beberapa pengertian bid'ah menurut para ulama:

  • Bid'ah adalah mengadakan sesuatu dengan tidak ada contoh terlebih dahulu.

  • Bid'ah adalah sesuatu perkara yang pertama adanya dan dibuat tanpa adanya contoh.

  • Bid'ah adalah sesuatu urusan yang baru dalam urusan agama Islam, baik berupa akidah, ibadah, atau apa pun yang berupa ibadah yang belum pernah ada atau belum pernah terjadi di zaman Rasulullah di zaman para sahabatnya.

  • Bid'ah adalah sesuatu yang menyangkut ibadah, misalnya salat dengan rukuk dua kali atau sujud sekali saja.

Bid'ah sendiri telah dijelaskan dalam berbagai macam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah ketika sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, sepertinya ini adalah nasihat perpisahan. Lalu apa yang engkau akan wasiatkan pada kami?” Nabi berkata,

“أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِى فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

Artinya:

"Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memimpin kalian adalah budak Habsyi. Karena barangsiapa yang hidup di antara kalian setelahku, maka dia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu, kalian wajib berpegang pada sunnahku dan sunnah Khulafa’ur Rosyidin yang mendapatkan petunjuk. Berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Hati-hatilah dengan perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat"

Contoh Bid'ah Berdasarkan Jenisnya

Ada banyak contoh bid'ah dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Foto: Unsplash.com

Ulama mengklasifikasikan bid'ah berdasarkan jenis hukumnya. Caranya dengan membandingankannya dengan hukum Islam yang sudah ada.

Jenis-jenis bid'ah jika dilihat dari hukumnya terdiri dari bid'ah wajib, bid'ah haram, bid'ah mustahab, bid'ah makruh, bid'ah mubah.

Berikut ini adalah contoh bid'ah berdasarkan jenisnya yang dikutip dari buku Bid'ah dalam Agama Hakikat, Sebab, Klasifikasi, dan Pengaruhnya karya Dr. Yusuf al-Qaradhawi.

Contoh Bid'ah Wajib

Bid'ah wajib adalah jenis perbuatan atau perilaku yang belum ada saat Nabi Muhammad, tetapi  sesuai dengan kaidah-kaidah dan dalil-dalil diwajibkannya sesuatu dalam syariat. Berikut ini adalah beberapa contoh bid'ah wajib.

1. Belajar Ilmu Nahwu

Menekuni ilmu nahwu (tata bahasa Arab) untuk memahami kalam Allah dan Rasulullah SAW. Ini wajib karena bertujuan untuk menjaga syari'at wajib dan penjagaan terhadap syariat tidak bisa dicapai kecuali dengan memahami ilmu nahwu.

2. Menjaga Bahasa Alquran dan Hadis

Contoh bid'ah wajib selanjutnya menjaga bahasa yang tidak lazim dalam Alquran maupun hadis. Hal ini bertujuan untuk menjaga keaslian dan kemurnian makna dari Alquran dan hadis.

3. Pendataan Ushul Fiqh

Ushul fikih adalah ilmu hukum dalam Islam yang mempelajari kaidah-kaidah, teori-teori dan sumber-sumber secara terperinci dalam rangka menghasilkan hukum Islam yang diambil dari sumber-sumber tersebut.

Ushul fiqh penting untuk dipelajari dan dilakukan pendataan mengenai sebab lahirnya suatu hukum. Dengan begitu, umat Islam dapat memahami asal-usul lahirnya suatu hukum.

4. Kajian mengenai Hal Shahih

Adanya kajian dan bahasan yang mengkritisi dan meluruskan syariat adalah salah satu bid'ah yang shahih yang mana hal ini penting dilakukan untuk membedakan yang shahih dan yang tidak shahih.

Contoh Bid'ah Haram

Bid'ah haram adalah hal-hal berupa perbuatan dan perilaku yang belum atau sudah ada pada zaman Rasulullah SAW dan bertentangan dengan syariat. Berikut beberapa contoh bid'ah haram.

1. Aliran Sesat

Menurut Dr. Yusuf al-Qaradhawi dalam buku yang sama menyebutkan bahwa pandangan aliran Qadariyah, pandangan aliran Jabariyah, pemikiran aliran Murjiah, pemikiran golongan Mujassimah merupakan salah satu contoh bid'ah haram.

Meskipun demikian, pihak dari aliran ini membantah bahwa pandangan dan pemikiran mereka termasuk atau tergolong bid'ah wajib.

2. Tabbaruk

Contoh bid'ah haram selanjurnya adalah tabbaruk atau mencari berkah dari tempat-tempat tertentu, barang-barang peninggalan, barang bekas milik orang-orang baik dan ternama yang sudah hidup maupun yang sudah wafat.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dari watsaniyah (pengabdian terhadap mahluk) dan juga dijadikan lahan bisnis untuk mendapatkan uang dari orang-orang awam. Tabarruk artinya memohon berkah dan berkah artinya tetapnya dan bertambahnya kebaikan yang ada pada sesuatu.

Selain itu, tabbaruk juga dapat berupa memohon tetap dan bertambahnya kebaikan tidaklah mungkin bisa diharapkan kecuali dari yang memiliki dan mampu untuk itu dan dia adalah Allah SAW,

Tabbaruk sendiri sudah ada sedari dulu. Bentuk tabbaruk pada zaman dahulu adalah dengan mengambil rambut, ludah dan sesuatu yang terpisah/terlepas dari tubuh Rasulullah.

Tabbaruk juga bisa berupa mengunjungi tempat-tempat salat atau tempat-tempat duduk untuk ber-tabarruk, apalagi kuburan-kuburan para wali.

3. Bid'ah dalam Hal Ibadah

Salah satu contoh bid'ah adalah mengeraskan niat ketika salat. Foto: Unsplash.com

Saat ini ada banyak jenis bid'ah yang menyimpang saat melakukan ibadah. Banyak orang yang melakukan gerakan salat, cara membaca Alquran, dan lain-lain yang bertentangan dengan syariat.

Hal ini merupakan bentuk bid'ah sebab tidak ada sesuatu yang disyariatkan dalam hal ibadah kecuali dengan dalil. Sesuatu yang tidak ada dalilnya termasuk kategori bid’ah, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi:

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Artinya:

“Barangsiapa mengerjakan amalan yang tidak ada padanya perintah kami maka dia tertolak” (Hadits Riwayat Muslim)

Contoh bid'ah haram dalam hal ibadah adalah:

  • Mengeraskan niat ketika salat

  • Mengadakan salat yang tidak ada dalilnya

  • Merayakan ulang tahun atau hari besar seakan bernilai pahala

Hal-hal termasuk contoh bid'ah sebab tidak dijelaskan oleh Rasulullah SAW berfirman:

قُلْ أَتُعَلِّمُونَ اللَّهَ بِدِينِكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

“Katakanlah (kepada mereka), ‘Apakah kalian akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” [Al-Hujarat/49:16]

Contoh Bid'ah Makruh

Bid'ah makruh adalah jenis bid'ah yang bersifat makruh atau memperoleh pahala jika ditinggalkan. Berikut adalah contoh bid'ah makruh:

  • Menggunakan hiasan masjid,

  • Memperindah mushaf Alquran dengan warna-warna.

  • Melantunkan Alquran dengan alunan suara hingga mengubah lafalnya dari ketentuan menurut bahasa Arab.

Contoh Bid'ah Mubah

Bid'ah mubah adah jenis bid'ah yang bersifat boleh dilakukan karena tidak bertentangan dengan syari'at. Berikut ini adalah contoh-contoh bid'ah mubah:

  • Menjabat tangan seusai salat Subuh dan Asar.

  • Pergi naik haji dengan menggunakan pesawat terbang.

  • Memakai jubah yang kebesaran, melebarkan lengan baju.

Itulah beberapa contoh bid'ah berdasarkan jenisnya. Bid'ah perlu disikapi dengan bijaksana dengan memahami syariat Islam agar tidak mendapatkan keburukan.

Baca Juga: Penjelasan Sosok Dajjal dalam Alquran sebagai Peringatan bagi Umat Islam

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa pengertian bid'ah?
chevron-down

Bid'ah adalah sesuatu urusan yang baru dalam urusan agama Islam, baik berupa akidah, ibadah, atau apapun yang berupa ibadah yang belum pernah ada atau belum pernah terjadi di zaman Rasulullah di zaman para sahabatnya.

Apa itu bid'ah wajib?
chevron-down

Bid'ah wajib adalah jenis perbuatan atau perilaku yang belum ada saat Nabi Muhammad, tetapi  sesuai dengan kaidah-kaidah dan dalil-dalil diwajibkannya sesuatu dalam syariat.

Apa itu bid'ah haram?
chevron-down

Bid'ah haram adalah hal-hal berupa perbuatan dan perilaku yang belum atau sudah ada pada zaman Rasulullah SAW dan bertentangan dengan syariat.