Konten dari Pengguna

Ketahui Cara Menghitung Denyut Nadi Tanpa Alat dengan Benar

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Frekuensi denyut nadi perlu diketahui agar dapat mengetahui kerja dari organ jantung. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Frekuensi denyut nadi perlu diketahui agar dapat mengetahui kerja dari organ jantung. Foto: Unsplash.com

Cara menghitung denyut nadi bagi sebagian orang mungkin bukanlah hal penting yang perlu untuk diketahui. Akan tetapi, dengan menghitung denyut nadi, seseorang dapat mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya.

Menghitung denyut nadi secara rutin dapat membantu mencegah gangguan kesehatan, termasuk serangan jantung. Denyut nadi juga dihitung untuk mengukur tingkat kebugaran seseorang.

Bagaimana cara menghitung denyut nadi dengan mudah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Cara Menghitung Denyut Nadi Normal

Denyut nadi adalah rangsangan kontraksi jantung yang dimulai dari nodes sinauri atau nodus sinos atrial yang merupakan bagian atas serambi kanan jantung.

Menurut Rahma Hidayanti dalam bukunya yang berjudul Teknik Pemeriksaan Fisik, denyut nadi adalah detak gelombang darah yang diakibatkan kontraksi ventrikel jantung kiri.

Denyut nadi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni nadi apikal dan nadi perifer. Denyut nadi apikal adalah denyut nadi yang dirasakan pada daerah apeks jantung, sedangkan denyut nadi perifer adalah denyut nadi pada daerah pembuluh darah.

Denyut nadi normal biasanya dicirikan dengan frekuensi yang halus, rata dan kuat dengan kecepatan 4x1 pernapasan. Kecepatan denyut nadi normal dapat bervariasi yang didasarkan pada umur, jenis kelamin, keadaan kejiwaan dan perubahan iklim.

Mengutip dari buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 PJOK yang ditulis oleh Desi Damayanti dkk, berikut denyut nadi normal berdasarkan usia:

  • Denyut nadi normal pada bayi usia 0-1 bulan = 70-190 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada bayi usia 1-11 bulan = 80-160 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 1-2 tahun = 80-130 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 3-4 tahun = 80-120 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 5-6 tahun = 75-115 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 7-9 tahun = 70-110 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 10-14 tahun = 85 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada anak usia 14-18 tahun = 82 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada remaja usia 18 hingga dewasa = 60-100 denyut per menit

  • Denyut nadi normal pada usia lanjut atau orang tua = 60-70 kali denyut per menit

  • Denyut nadi normal untuk atlet = 40-60 denyut per menit

Cara menghitung denyut nadi normal dapat dilakukan tanpa alat dengan cara meraba dan menghitung denyut arteri. Foto: Unsplash.com

Cara menghitung frekuensi denyut nadi dapat dilakukan dengan mudah menggunakan cara manual yang praktis, tanpa alat dan dapat dipraktikkan oleh semua orang.

Cara menghitung denyut nadi per menit dengan mudah adalah dengan meraba dan menghitung denyut arteri. Denyut arteri dapat ditemukan pada bagian-bagian tubuh berikut:

  • Arteri radialis pada pergelangan tangan

  • Arteri brachiais pada siku bagian dalam

  • Arteri carotis pada bagian leher

  • Arteri temporalis pada bagian pelipis

  • Arteri gemoralis pada lipatan bagian selangkangan

  • Arteri dorsalis padis pada bagian kaki

  • Arteri frontalis pada ubun-ubun (khusus untuk bayi)

Cara menghitung denyut nadi dengan meraba denyut arteri dilakukan dengan cara berikut:

  • Gunakan tiga jari, yakni jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis

  • Raba area yang dapat mendeteksi denyut nadi dengan mudah menggunakan ketiga jari tersebut

  • Setelah itu, hitunglah jumlah denyut nadi dalam satu menit

Cara Menghitung Denyut Nadi yang Benar

Cara menghitung denyut nadi yang benar adalah dengan menghitung frekuensi denyut arteri pada bagian-bagian tertentu. Foto: Pexels.com

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dengan menghitung denyut nadi, seseorang dapat mengetahui kondisi kesehatan jantungnya.

Tujuan mengetahui jumlah denyut nadi adalah untuk mengetahui kerja jantung, menentukan diagnosis atau mengetahui adanya kelainan pada seseorang.

Menurut dr. Lili Indrawati, M.Kes, dan , Catur Setia Dewi, AMF dalam buku Care Yourself Stroke, berikut cara menghitung denyut nadi yaitu:

  • Raba atau genggam pergelangan tangan menggunakan tangan kiri atau sebaliknya

  • Rasakan adanya denyutan yang ritmis dan teratur

  • Hitunglah jumlah denyutan tersebut selama 15 detik

  • Setelah itu, kalikan angka 4 dengan hasil jumlah denyutan dalam 15 detik tersebut.

Cara di atas digunakan untuk menghitung denyut normal. Denyut nadi normal biasanya terjadi pada orang-orang yang sedang melakukan aktivitas ringan dan berat.

Berbeda dengan denyut nadi normal, denyut nadi maksimal adalah denyut nadi tertinggi yang dicapai selama melakukan aktivitas berat, seperti berolahraga dan lain-lain.

Cara menghitung denyut nadi maksimal sendiri dilakukan dengan menggunakan rumus berikut:

Denyut nadi maksimal = (220-umur) x 50-80%

Contohnya, seorang wanita berumur 20 tahun memiliki jumlah denyut nadi maksimal 100 denyut per menit.

Cara Menghitung Denyut Nadi pada Pergelangan Tangan

Ilustrasi seseorang melakukan cara menghitung denyut nadi pada pergelangan tangan. Foto: Pexels.com

Ada beberapa bagian dari tubuh yang dapat mempermudah seseorang untuk menghitung denyut nadinya, salah satunya adalah pergelangan tangan.

Bagaimana cara menghitung denyut nadi pada pergelangan tangan? Caranya cukup mudah, yakni dengan meraba area pergelangan tangan sebelah dalam bagian atas.

Setelah itu, hitunglah jumlah denyut nadi per menit. Untuk mempermudah, hitunglah jumlah denyut nadi dalam 15 detik kemudian dikalikan 4.

Cara Menghitung Denyut Nadi pada Leher

Ilustrasi seseorang melakukan cara menghitung denyut nadi pada leher. Foto: Pexels.com

Tak hanya pada pergelangan tangan, denyut nadi juga dapat diukur dengan meraba bagian leher pada sisi kiri maupun kanan.

Caranya hampir sama dengan menghitung denyut nadi pada pergelangan tangan, yakni dengan menyentuh area leher pada sisi kanan atau kiri, lalu menghitung jumlah denyut nadi per menit.

Cara Menghitung Denyut Nadi Ibu Hamil

Cara menghitung denyut nadi ibu hamil dapat dilakukan dengan menghitung jumlah frekuensi denyut nadi pada bagian arteri. Foto: Unsplash.dom

Denyut nadi sering kali dikaitkan dengan kondisi kehamilan. Banyak masyarakat yang percaya bahwa salah satu tanda kehamilan bisa diketahui dari denyut nadi. Akan tetapi, hal tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah hingga saat ini.

Meskipun demikian, memang terdapat perbedaan antara frekuensi denyut nadi ibu hamil dan wanita biasa. Pada umumnya, wanita biasa memiliki frekuensi denyut nadi sebesar 60-80 denyut per menit.

Untuk ibu hamil sendiri, frekuensi denyut nadinya adalah 80-90 denyut per menit. Hal ini menandakan bahwa terdapat peningkatan pada frekuensi denyut nadi ketika seorang wanita dalam kondisi hamil.

Cara menghitung denyut nadi pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara biasa, yakni meraba bagian-bagian arteri dan menghitung frekuensi denyut nadi dalam semenit.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Berapa denyut nadi normal dalam 60 detik?

chevron-down

Denyut nadi normal pada remaja usia 18 hingga dewasa = 60-100 denyut per menit.

Bagaimana cara mengambil dan menghitung denyut nadi dalam 1 menit?

chevron-down

Cara menghitung denyut nadi per menit dengan mudah adalah dengan meraba dan menghitung denyut arteri.

Denyut nadi 50 apakah normal?

chevron-down

Denyut nadi 50 termasuk normal untuk sebagian orang, khususnya atlet yang memiliki denyut nada normal 40-60 denyut per menit.