5 Pantangan Radang Sendi yang Perlu Dijalani
·waktu baca 4 menit

Radang sendi adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi di bagian tubuh. Kondisi ini ditandai dengan berbagai gejala, seperti pembengkakan, nyeri yang berskala ringan, hingga kaku di area sekitarnya. Supaya gejala yang ditimbulkan tidak semakin serius, ada beberapa pantangan radang sendi yang perlu diterapkan.
Sebab jika pantangan tersebut tidak dilakukan, ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi mulai dari gangguan tidur, depresi dan gangguan kecemasan, penurunan produktivitas, hingga kematian jaringan tulang. Selain pantangan, radang sendi dapat dikurangi dengan mengonsumsi obat-obatan.
Ingin tahu lebih lengkap apa saja pantangan pada radang sendi yang perlu untuk diketahui? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Pantangan Radang Sendi
Menurut laman Healthline, radang sendi bisa disebut juga dengan istilah artritis. Radang sendi adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi. Kondisi ini menyebabkan sendi menjadi lebih kaku dan sulit untuk digerakkan.
Penyebabnya pun cukup beragam, menyadur laman Medical News Today, berikut informasinya.
Pertambahan usia
Jenis kelamin wanita
Riwayat penyakit, salah satunya asam urat
Cedera pada sendi
Kebiasaan merokok
Obesitas
Lantas, apa saja pantangan radang sendi yang perlu diterapkan? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari laman Very Well Health.
1. Makanan yang mengandung beberapa jenis lemak
Makanan yang mengandung beberapa jenis lemak dapat menimbulkan peradangan di dalam tubuh. Oleh karena itu, pengidap radang sendi perlu untuk membatasi makanan yang dikonsumsi ini agar tidak berkembang menjadi gejala yang serius.
Berikut beberapa lemak yang ada di dalam makanan dan sebaiknya dihindari, seperti yang dikutip dari laman Arthritis Foundation.
Asam lemak omega 6. Kandungan lemak ini tidak berbahaya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sedang, tetapi kebanyakan orang mengonsumsi kandungan lemak ini dalam jumlah yang banyak.
Lemak jenuh. Lemak jenuh yang seharusnya berada di makan kurang dari 10% dari total asupan kalori seseorang per hari.
Lemak trans. Jenis lemak ini berbahaya bagi kesehatan manusia karena mengurangi kolesterol ‘baik’, meningkatkan kolesterol ‘jahat, dan meningkatkan tingkat peradangan.
2. Makanan yang manis
Selain makanan yang mengandung lemak, pengidap radang sendi juga perlu mengurangi makanan manis yang dikonsumsi. Sebab, konsumsi gula darah berlebih dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung, obesitas, pembengkakan, hingga radang sendi.
Untuk menghindari makanan manis, Anda dapat mengecek label makanan pada makanan yang akan dikonsumsi. Selain makanan, minuman juga perlu untuk diperhatikan kandungan gula di dalamnya agar tidak ada gula tambahan.
3. MSG
Menyadur laman Healthline, MSG adalah bahan makanan yang berasal dari asam amino glutamat atau asam glutamat. Sebagai informasi, asam glutamat adalah asam amino yang tidak esensial dan zat ini dapat ditemukan di hampir semua makanan.
Sayangnya, MSG yang dikonsumsi terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan tubuh, termasuk area tulang atau sendi. Food and Drug Administration (FDA) juga menyebutkan bahwa MSG tidak hanya menyebabkan nyeri pada sendi, tetapi juga sakit kepala, detak jantung yang berdebar cepat, hingga mual.
4. Alkohol
Selain pantangan pada makanan, pengidap radang sendi juga harus memperhatikan minuman yang dikonsumsinya. Salah satu minuman yang sebaiknya dihindari adalah alkohol. Menurut laman Arthritis Foundation, disebutkan bahwa alkohol dalam jumlah banyak tidak baik untuk kesehatan tubuh dan menyebabkan peradangan.
Menurut studi Arthritis Research & Therapy, alkohol yang dikonsumsi dapat mempengaruhi sumsum tulang belakang dan sendi sakroiliaka. Akibatnya, potensi seseorang mengalami asam urat pun sangat besar.
5. Makanan yang mengandung gluten
Gluten adalah salah satu jenis protein yang terkandung di dalam biji-bijian, seperti gandum dan barley atau jelai. Meski gluten memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, ada juga dampak negatif yang dapat dirasakan apabila mengonsumsi gluten secara berlebihan, salah satunya radang sendi.
Apa Obat Radang Sendi Alami?
Mengatasi radang sendi juga perlu dibantu dengan mengonsumsi obat-obatan, salah satu obat-obatan yang dapat dikonsumsi adalah obat yang mengandung bahan herbal. Tujuannya supaya yang mengonsumsi tidak merasakan efek samping, seperti rasa kantuk, tubuh lemas, dan lain sebagainya.
Lantas, apa saja obat radang sendi alami yang dapat dikonsumsi? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari laman Jamaica Hospital Medical Center.
Kunyit yang ada di dalam di kunyit diketahui memiliki sifat anti radang, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri, kekakuan, serta pembengkakan pada sendi karena peradangan.
Teh hijau adalah minuman yang dapat digunakan sebagai obat herbal atau alami untuk meredakan nyeri pada persendian akibat radang sendi.
Jahe adalah rempah-rempah yang digunakan untuk mengatasi nyeri sendi karena peradangan, bahan alami ini terbukti memiliki sifat anti inflamasi yang mirip seperti obat rematik.
Lidah buaya jadi salah satu bahan alami yang digunakan untuk mengatasi nyeri karena ekstrak lidah buayanya yang bersifat anti radang.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
Baca Juga: 6 Gejala Gula Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu radang sendi?

Apa itu radang sendi?
Radang sendi adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi. Kondisi ini menyebabkan sendi menjadi lebih kaku dan sulit untuk digerakkan.
Radang sendi menimbulkan gejala apa?

Radang sendi menimbulkan gejala apa?
Radang sendi ditandai dengan beberapa gejala, seperti pembengkakan, nyeri yang berskala ringan, hingga kaku di area sekitarnya.
Bagaimana cara mengatasi radang sendi?

Bagaimana cara mengatasi radang sendi?
Mengatasi radang sendi juga perlu dibantu dengan mengonsumsi obat-obatan, salah satu obat-obatan yang dapat dikonsumsi adalah obat yang mengandung bahan herbal.
