Kumparan Logo

10 Negara Pengekspor Mobil Utama ke Arab Saudi, Indonesia Urutan Berapa?

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana lalu lintas di salah satu sudut kota Makkah. Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Suasana lalu lintas di salah satu sudut kota Makkah. Foto: Shutter stock

Bisnis otomotif terus menggeliat seiring menjinaknya pandemi COVID-19. Hal itu juga ditunjukkan dari data impor mobil Arab Saudi di 2021 yang mencapai 546 ribu unit, meningkat dari 2020 yang sebanyak 544 ribu unit.

Dikutip dari Saudi Gazette Senin (11/4), impor mobil Arab Saudi tahun ini meningkat 2 ribu unit dibandingkan tahun lalu.

"Otoritas Zakat, Pendapatan, dan Bea Cukai Arab Saudi menyatakan bahwa total jumlah kendaraan yang diimpor selama tahun 2021 mencapai lebih dari 546.000 kendaraan," demikian ditulis media Arab Saudi berbahasa Inggris tersebut.

Dalam laporan itu juga disebutkan, 10 negara utama peng-ekspor mobil ke Arab Saudi, yakni:

1. Jepang

2. Amerika Serikat

3. Korea Selatan

4. Thailand

5. Jerman

6. Cina

7. India

8. Indonesia

9. Inggris

10. Taiwan

Ekspor Mobil Indonesia

Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3). Foto: dok. TMMIN

Sementara itu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan ekspor mobil Indonesia di 2021 mencapai 294.639 unit atau meningkat 26,9 persen dari 2020 yang sebanyak 232.175 unit.

Kementerian Perindustrian mengungkapkan, ekspor mobil dari Indonesia sudah merambah ke-80 negara di dunia di empat benua. Yakni Asia, Afrika, Amerika, dan terbaru ke Australia. Sedangkan secara negara, Arab Saudi merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama mobil dari Indonesia. Rinciannya yakni:

1. Filipina

2. Arab Saudi

3. Vietnam

4. Thailand

5. Jepang

6. Meksiko

7. Peru

8. Afrika

9. Uni Emirat Arab

10. Kuwait

Dengan tren perbaikan ekonomi pasca-pandemi, ekspor mobil Indonesia di 2022 ini juga diproyeksi akan kembali ke posisi sebelum pandemi. Bahkan diperkirakan mencapai 332.023 unit, lebih tinggi daripada tahun 2019.

****

kumparan bagi-bagi starter pack kuliah senilai total Rp 30 juta untuk peserta SNMPTN 2022. Lolos atau nggak, kamu bisa tetap ikutan, lho! Intip mekanismenya di LINK ini.