Kumparan Logo

Ikut #dirumahaja, Perusahaan Minyak hingga E-commerce Lakukan WFH, Kantor Kamu?

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mompreneur yang sedang bekerja di rumah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mompreneur yang sedang bekerja di rumah. Foto: Shutterstock

Sejumlah perusahaan swasta dan instansi pemerintah mulai lakukan WFH atau work from home pada Senin (16/3). Langkah serupa juga dilakukan sekolah dan kampus yang menghentikan kegiatan belajar tatap muka, menggantinya dengan e-learning.

Langkah yang sama dilakukan kumparan. Bahkan sejak akhir pekan kemarin, WFH sudah dilakukan secara parsial. Pada Senin (16/3) hari ini, kumparan memberlakukan WFH untuk seluruh awaknya. Meeting tetap dilakukan secara online.

"Berlebihan? Better safe than sorry. Bagi kami, berita dan pekerjaan sangatlah penting, tetapi tidak lebih penting dari kesehatan kami bersama," kata CEO kumparan, Hugo Diba, dalam pernyataannya, Minggu (15/3).

WFH dilakukan hingga 14 hari ke depan. Bersamaan dengan itu, tagar #dirumahaja pun didengungkan. Karena menghentikan kegiatan tatap muka di sekolah dan aktivitas di kantor selama 14 hari, bukanlah masa liburan.

Waktu 14 hari disebut sebagai masa inkubasi virus corona Covid-19. Sehingga dengan meminimalkan interaksi antar-orang dalam rentang waktu itu, diharapkan penularan Covid-19 tak makin meluas.

Ajakan #dirumahaja mendapat banyak respons dari pembaca, yang melaporkan kantor mereka pun melakukan WFH. Sektor industrinya beragam, mulai dari raksasa perusahaan minyak asal Italia, ENI yang juga beroperasi di Indonesia, hingga perusahaan e-commerce seperti Tokopedia dan startup digital lainnya.

Eni Italia. Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann

"Informarsi untuk kantor ENI Indonesia juga sudah menyelaraskan WFH per senin tanggal 16 Maret," kata Rein Rosse Neysa, staf departemen logistik BUT ENI Indonesia yang kantornya berlokasi di Pondok Indah Office Tower 3, melalui email ke redaksi@kumparan.com.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan melaksanakan work from home untuk dua hari ini. Dia menambahkan praktik bekerja dari rumah sebenarnya sudah biasa dilakukan oleh Nakama (karyawan Tokopedia) di divisi atau situasi tertentu.

“Penerapan sistem percobaan bekerja dari rumah pada 16-17 Maret 2020 ini ditujukan melatih kesiapan seluruh Nakama dalam menghadapi kemungkinan tidak bisa berangkat ke kantor karena hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Dari konfirmasi yang dilakukan kumparan dan laporan yang masuk melalui email redaksi hingga Senin (16/3) pagi, berikut perusahaan yang melakukan WFH: kumparan

Unilever

Grab Indonesia

Gojek

Tokopedia

ENI Indonesia

Bukalapak

Style Theory

OY Indonesia

Yappika-Actionaid

JejakParlemen.id

OLRANGE

kumparan post embed

Vancom

PT Pakar Digital Global (Paper.id)

PT Kelasbos Digital Inspirasi

Edelman

PwC Indonesia

PT Prosa Solusi Cerdas

PT HM Sampoerna Tbk

PT Indosat Ooredoo Tbk

"Just FYI, kantor saya (PwC Indonesia) juga sudah mengubah default working practice jadi work from home per hari ini. Sebelumnya, sejak awal Maret (sejak kasus Corona 01-02 dipublish) sudah mulai diberlakukan juga tapi sifatnya masih belum mandatory," kata Budi Setiawan melalui email redaksi@kumparan.com.

Per hari Jumat (13/3) kemarin, lanjut Budi, statusnya diubah menjadi mandatory.

Perlu dicatat, bahwa libur 14 hari ini bukan berarti bebas berpergian ke mana saja, berlibur ke luar kota. Libur 14 hari ini digunakan untuk tinggal di rumah atau di lingkungan sekitar tanpa berinteraksi dengan orang banyak, untuk mencegah meluasnya penularan virus corona.