Bisnis
ยท
9 April 2021 7:05

PT Pelni Copot Pejabat yang Undang Pembicara Pengajian Ramadhan Tak Izin Direksi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PT Pelni Copot Pejabat yang Undang Pembicara Pengajian Ramadhan Tak Izin Direksi (410326)
Petugas menyemprotkan cairan disifektan di kabin KM Dorolonda sebelum digunakan oleh penumpang di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
BUMN pelayaran nasional PT Pelni mencopot pejabatnya setelah penyebaran flyer kegiatan kajian Ramadhan, yang memuat nama-nama pembicara tanpa izin direksi. Komisaris Independen PT Pelni, Kristia Budiyarto alias Kang Dede, menyebut ini sebagai peringatan (warning) ke seluruh BUMN.
ADVERTISEMENT
Dari flyer kegiatan kajian Ramadhan yang muncul di lini masa akun twitter @kangdede78, termuat sejumlah foto dan nama pengisi materi. Yakni Ust. Firanda Andirja, KH Cholil Nafis yang juga pengurus MUI Pusat, Ust. Rizal Yuliar Putrananda, Ust. Syafiq Riza Basalamah, dan Ust. Subhan Bawazier.
Kegiatan kajian yang digelar olah Badan Kerohanian Islam (Bakis) PT Pelni itu sendiri, mengangkat tema-tema seputar Ramadhan. Seperti 'Bekal Fikih Puasa', 'Ada Apa dengan Ramadhan', 'Agar Ramadhan Tahun Ini Lebih Berarti', dan 'Ramadhan Bukan untuk Bersantai'.
Dalam pernyataan di akun twitter-nya itu, Kang Dede menyebutkan bahwa para pembicara Ramadhan tersebut belum mendapatkan izin dari direksi, sehingga kegiatannya dibatalkan.
PT Pelni Copot Pejabat yang Undang Pembicara Pengajian Ramadhan Tak Izin Direksi (410327)
Kristia Budhyarto. Foto: Twitter/@kangdede78
"Sehubungan flyer info penceramah dalam kegiatan Ramadhan di lingkungan PT Pelni dari Badan Dakwah Pelni yang sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada izin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tersebut DIBATALKAN," tulis Kang Dede dalam unggahan yang diposting Kamis (8/4).
ADVERTISEMENT
Tak sekadar membatalkan kegiatannya, dia menambahkan, pejabat yang terkait dengan kepanitiaan tersebut juga telah dicopot. Dikonfirmasi kumparan, Kang Dede menjelaskan yang dimaksud dicopot adalah dimutasi. "Sementara ini yang dimutasi level Supervisor dan dibebas tugaskan sebagai VP (Vice President)," ujarnya, Jumat (9/4).
"Ini pelajaran sekaligus warning kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan mencopot ataupun memecat pegawainya yang terlibat radikalisme," tulisnya lagi di akun twitter.
Kang Dede bahkan menyatakan pernyataan lebih tegas, "Jangan beri ruang sedikitpun, berangus," cuit Kang Dede lagi.
Kristia Budiyarto alias Kang Dede merupakan salah seorang influencer Presiden Jokowi yang aktif di media sosial, terutama Twitter. Kristia Budiyarto diketahui merupakan nama asli dari akun Twitter @kangdede78. Dia diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pelni pada 2 November 2020.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: