Kumparan Logo

Bedah 7 Manfaat Tanaman Obat dalam Resep Ramuan Tradisional Kemenkes yang Viral

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi membat jamu.  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membat jamu. Foto: Shutterstock

Sudah sejak lama, ramuan tanaman obat dipercaya ampuh dalam mengatasi segala jenis penyakit. Terlebih di masa pandemi corona seperti saat ini. Selain mengandalkan efektivitas dari obat kimia, menambah asupan herbal alami nyatanya bisa memperkuat imunitas.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun menyarankan penggunaan tanaman obat dalam surat edarannya; yang berisi resep ramuan obat tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh pada 19 Mei 2020. Dan, baru-baru ini surat resep tersebut kembali viral di media sosial.

Mengutip kumparanNEWS, Juru Bicara COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia, membenarkan isi dari surat yang beredar tersebut. "Iya, itu dari Kemenkes. Masih berlaku," tuturnya, Rabu (23/6).

Ramuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari Kemenkes. Foto: Kemenkes RI

Dalam surat resep ramuan obat tradisional ada puluhan bahan tanaman herbal yang disebutkan. Mulai dari jahe merah, kunyit, daun kelor, hingga bawang putih yang memiliki manfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi virus corona.

Maka itu, sesuai anjuran Kemenkes, berikut kumparan rangkumkan manfaat dari tiap tanaman obat yang direkomendasikan, dalam surat edaran dengan nomor HK.02.02/IV/2243/2020; tentang Pemanfaatan Obat Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan, Pencegahan Penyakit dan Perawatan Kesehatan itu. Yuk simak daftarnya berikut ini:

kumparan post embed

1. Kunyit

Jamu kunyit. Foto: Shutterstock

Kunyit merupakan rempah rimpang serbaguna yang kaya akan manfaat. Selain digunakan sebagai bahan masakan, rupanya kunyit juga dipercaya sebagai obat tradisional alami. Menurut studi Jurnal Nutrition and Cancer, kunyit atau turmeric mengandung 3 persen senyawa curcumin dalam tiap batangnya. Senyawa ini bisa memiliki manfaat pengobatan alami yang super.

Dalam jurnal Antioxidants and redox signaling tahun 2005, curcumin diketahui punya sifat antioksidan yang dapat menetralkan tubuh dari radikal bebas. Dengan kandungan tersebut, kunyit baik untuk menjaga daya tahan tubuh hingga mencegah kanker.

2. Jahe merah

Jahe merah. Foto: Shutterstock

Jahe merah memang sering dikonsumsi sebagai vitamin alami. Obat herbal satu ini biasanya diminum dengan seduhan air panas. Dengan begitu tubuh bisa mendapat kehangatan, jadi dapat terhindar dari serangan penyakit.

Selain membuat tubuh lebih hangat, rupanya jahe merah mampu meredakan nyeri otot, rematik, dan tentunya meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian American College of Rheumatology pun menyatakan bila ekstrak dari jahe merah cukup efektif mengurangi gejala nyeri otot atau osteoarthritis.

3. Jeruk nipis

Jeruk nipis. Foto: Shutter Stock

Seperti jeruk pada umumnya, jeruk nipis juga merupakan sumber vitamin C baik bagi tubuh. Selain itu, buah bersifat masam ini tinggi akan serat dan nutrisi yang mampu menambah imunitas tubuh. Mengutip Healthline, mengonsumsi jeruk nipis sudah membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan sampai mengurangi risiko kanker.

Studi MPDI Antioxidants ‘Influence of Vitamin C on Lymphocytes’ serta Jurnal Inflammation & Allergy Drug Discovery, juga menjelaskan bahwa kandungan vitamin C jeruk nipis mampu mengurangi peradangan yang turut mencegah tubuh terserang berbagai penyakit.

4. Daun kelor

Ilustrasi bubuk daun kelor Foto: dok.shutterstock

Sejak dulu, daun kelor yang juga memiliki sebutan Moringa ini dikenal sebagai obat alami, karena manfaatnya sudah terbukti baik untuk kesehatan. Mengutip Medical News Today, daun kelor kaya akan antioksidan serta memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, hingga anti-inflamasi.

Konsumsi daun kelor, bisa mengatasi penyakit berbahaya semacam kardiovaskular, diabetes, maupun saluran pernapasan; seperti asma. Menurut studi Hypertension Research, antioksidan dalam daun kelor mampu melawan seluruh radikal bebas pada tubuh, lho.

kumparan post embed

5. Pegagan

Ilustrasi daun pegagan Foto: Dok. Pixabay

Mengutip Very Well Health, pegagan dikenal memiliki efek antioksidan serta menetralkan radikal bebas yang hinggap dalam tubuh. Tidak hanya itu, pegagan juga dipercaya menjadi salah satu tumbuhan yang melindungi tubuh dari serangan penyakit mematikan, laiknya kanker.

Pada Jurnal Front Pharmacol, dijelaskan bila asam asiatik yang terdapat dalam pegagan adalah penghambat utama dari tumbuhnya sel berbahaya. Jadi, ketika mengonsumsi tumbuhan alami ini, sekaligus mampu mengatasi segala risiko kanker dan menjaga imunitas.

6. Temulawak

Jamu tradisional Indonesia Foto: Shutterstock

Temulawak dipercaya sangat bagus untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Rimpang dengan rasa pahit khas in sedari dulu sering digunakan sebagai jamu untuk mengatasi berbagai penyakit. Seperti maag hingga peradangan sendi, dapat diobati dengan minum ramuan temulawak.

Melalui Jurnal The Molecular Targets and Therapeutic Uses of Curcumin in Health and Disease, temulawak rupanya kaya akan kandungan tonikum. Kandungan ini membuat daya tahan tubuh lebih baik, menambah stamina, sampai membuat seseorang tidak mudah lemas.

7. Bawang putih

Bawang putih cincang yang dicampur dengan air mawar bisa mengatasi jerawat pada kulit sensitif. Foto: Shutterstock

Selain dijadikan bahan pelengkap dalam makanan. Ternyata, mengonsumsi bawang putih secara rutin membawa berbagai manfaat kesehatan. Setidaknya, dengan makan bawang putih, stamina tubuh dapat terjaga, dengan begitu tubuh bisa terhindar dari penyakit berbahaya.

Pada tahun 2011, Jurnal Clinical Nutritions menyatakan kalau bawang putih bisa menjadi obat flu alami. Mendapat 2,56 persen dosis dari bawang putih, mampu mengobati pilek atau flu dengan efektivitas hingga 61 persen.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed