Perjalanan Rumah Tangga Ernest Prakasa: Dari Ngekos hingga Punya Anak

Pasangan Ernest Prakasa dan Meira Anastasia mulai berumah tangga pada tahun 2007. Di awal pernikahan, keduanya memutuskan tidak mau langsung memiliki buah hati.
Alasannya, Ernest dan Meira mau menghabiskan waktu berdua dulu. Sehingga, mereka bisa mengenal lebih jauh kepribadian masing-masing.
“Kami memutuskan untuk lebih saling mengenal satu sama lain dan sebisa mungkin liburan dulu sebelum punya anak. Ini adalah kesepakatan berdua, enggak ada keterpaksaan,” tulis Meira dalam akun Instagram miliknya, Jumat (25/1).
Lantaran belum punya anak, Meira dan Ernest Prakasa memilih ngekos dibanding mencari rumah kontrakan untuk ditinggali bersama. Setelah melakukan pencarian, mereka akhirnya menemukan tempat kos di daerah Cipete, Jakarta Selatan.
“Kami menemukan rumah kos yang ibu kosnya mau menerima pasangan suami istri,” tulis Meira.
Di kos-kosan tersebut cuma Meira dan Ernest yang sudah menikah. Mereka ‘bertetangga’ dengan Soleh Solihun dan vokalis Seringai, Arian.
Ada satu momen yang tak terlupakan oleh Meira saat tinggal di kosan-kosan itu. Hal ini terkait dengan lokasi kamar mandi yang berada di luar kamar.
“Yang paling EPIC adalah: kamar mandinya di luar!! Jadi, kebayang kan setiap kami habis ehem-ehem malem, harus keluar kamar dulu kalau mau bersih-bersih!” tulis Meira.

Setelah dua tahun menikah, Meira dan Ernest Prakasa merasa ada sesuatu yang kurang dalam rumah tangga mereka. Keduanya ingin merasakan kehadiran anak-anak. Motivasi untuk mempunyai buah hati berawal dari teman-teman mereka.
“Semakin gemas kalau lihat anaknya teman. Dan akhirnya sepakat lagi, kalau sudah waktunya kita punya anak,” tulis Meira.
Mulai dari situ, Meira dan Ernest terus berusaha untuk memiliki buah hatinya. Hingga akhirnya, keinginan mereka dikabulkan oleh Tuhan.
Setelah itu, mereka berpikir tidak mungkin tinggal di kosan jika sudah memiliki anak. Dengan segala daya dan upaya, Ernest Prakasa mengumpulkan uang untuk membeli rumah.
“Bapake mengumpulkan uang untuk DP KPR, sebuah rumah kecil di gang daerah Bintaro coret. Goodbye Cipete dan semua kenyamanannya,” tulis Meira.
Usai dikaruniai buah hati, kehidupan Meira dan Ernest Prakasa pun berubah. Dari yang awalnya mencari rezeki hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka, kini ada anak yang mesti keduanya urus.
“Kami merasa harus ‘naik kelas’ dari cuma ngurus diri sendiri ke ngurus anak, bayar kosan jadi bayar KPR tiap bulan, beli makan di warteg depan jadi beli beras dan sayur di pasar, dan banyak hal lain yang berubah,” tulis Meira.
Kendati demikian hal itu tidak dijadikan masalah oleh Meira dan Ernest. Bahkan, kehadiran buah hati membuat rumah tangga mereka menjadi lebih menyenangkan.
“Lebih bahagia juga lihat ada anak kecil dengan segala kelakuannya yang bikin hati hangat,” tulis Meira.
Sejak menikah pada 2007, Meira dan Ernest Prakasa telah dikaruniai dua anak yang bernama Sky Tierra Solana dan Snow Auror Arashi.
