Cara Agar Balita Mau Tidur Siang dengan Teratur

Tidur memegang peranan penting dalam tumbuh kembang balita. Apalagi di usia golden age, yakni 0-5 tahun, pertumbuhan si kecil sedang dalam puncaknya. Oleh karena itu, selain tidur di malam hari, balita butuh tidur siang.
Balita usia 1-3 tahun, butuh tidur selama 12-14 jam per hari. Sementara balita usia 3-5 tahun, butuh 10-12 jam. Bandingkan dengan orang dewasa yang hanya butuh tidur 8 jam per hari.
Menurut Ronald D. Chervin, M.D., direktur dari Michael S. Aldrich Sleep Disorders Laboratory, anak yang tidur cukup dengan kualitas baik, akan lebih jarang memiliki masalah perilaku.
Dengan tidur siang, si kecil dapat menyimpan lebih banyak energi, sehingga dapat lebih fokus saat beraktivitas. Namun mengajak balita tidur siang bisa jadi tantangan karena ia khawatir kehilangan waktu bermainnya.
Berikut yang bisa Anda lakukan agar balita tidur siang dengan teratur:
1. Jangan Dijadikan sebagai Hukuman

Agar balita terbiasa, Anda sebaiknya memasukkan tidur siang sebagai jadwal sehari-hari. Tentukan jam berapa si kecil sebaiknya tidur, misalnya jam 1-3 siang.
Dikutip dari buku Menumbuhkan Kemandirian Anak karya Eugenia Rakhma, sebaiknya Anda tidak menjadikan tidur siang sebagai hukuman. Misalnya jika balita tak mau membereskan mainannya, Anda kesal dan menyuruhnya tidur. Tanamkan mindset bahwa tidur siang adalah hal yang positif.
Jika perlu, temani balita tidur. Bacakan cerita sebelum tidur lalu tidurlah bersamanya. Sebab tak hanya si kecil yang butuh tidur, ibunya juga.
2. Biarkan Dia Memilih Tidur di Mana
Jangan terlalu diambil pusing saat balita menolak tidur di kamarnya. Biarkan dia memilih tidur di mana pun ia suka, asal tidak berbahaya. Misalnya jika ia memilih tidur di sofa, di ruang bermain, atau bahkan di bawah meja, tidak perlu dimarahi. Jika ia sudah tidur pulas, Anda bisa menggendongnya ke tempat tidur.
3. Kondisikan Suasana untuk Tidur Siang

Mengutip laman Parents, balita tidak tertarik tidur siang karena menurutnya masih banyak hal menarik yang bisa ia lakukan. Nah saat si kecil menolak tidur, pastikan suasana di rumah membuat ia ngantuk. Misalnya menjauhkan suara berisik, membereskan mainannya, atau memutar lagu nina bobo. Tak lama lagi, ia pasti tertidur dengan sendirinya.
4. Ajak Saudaranya Bekerja Sama
Jika balita punya kakak yang tak mau tidur siang, kemungkinan si kecil akan mencontoh kakaknya. Oleh karena itu ajaklah kakaknya bekerja sama. Misalnya dengan merayu, “Kalau adikmu tidur siang, ibu akan membuatkan camilan favoritmu,”
Mintalah si kakak mengajak adiknya tidur siang pada waktu yang ditentukan. Lama-kelamaan ini akan menjadi kebiasaan.
