Kumparan Logo

Kenapa Ada Bayi yang Suka Pura-pura Batuk?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kenapa Ada Bayi yang Suka Pura-pura Batuk? Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Ada Bayi yang Suka Pura-pura Batuk? Foto: Freepik

Pernahkah Anda sedang bermain dengan bayi yang kelihatannya sangat sehat, namun tiba-tiba batuk tanpa alasan, Moms? Bahkan mungkin si kecil menyeringai nakal usai terbatuk, kemudian batuk lagi untuk melihat reaksi Anda.

Wah, apakah bayi hanya pura-pura batuk, ya?

Moms, rasanya memang aneh, tapi bisa jadi si kecil memang hanya pura-pura batuk. Ya, ini adalah salah satu kemampuan yang dimiliki bayi. Tingkahnya memang sangat lucu, namun Anda juga mungkin merasa khawatir. Lalu, kenapa bayi suka pura-pura batuk?

kumparan post embed

Alasan Bayi Suka Pura-pura Batuk

Kenapa Ada Bayi yang Suka Pura-pura Batuk? Foto: Freepik

Bagi bayi, semua kemampuan yang dimilikinya adalah hal baru yang sangat menyenangkan. Mulai dari melambaikan tangannya, memainkan jari mungilnya, hingga batuk yang dia sengaja. Menurut Dokter Anak, dr. Amy Liu MD, biasanya bayi mulai lebih perhatian dan terlibat dengan dunia di sekitar mereka pada usia empat hingga enam bulan.

"Sebagai hasil dari perkembangan normal ini, bayi akan bersemangat untuk berinteraksi dengan dunia, dengan segala indranya (sentuhan, penglihatan, suara, rasa, dan ucapan)," ujarnya seperti dikutip dari Romper.

Karena belum bisa berbicara, bayi akan berusaha mencari cara lain untuk berkomunikasi, yakni dengan menangis atau batuk. Seperti yang dikatakan oleh dr. Whitney Casares MD, Dokter Spesialis Anak, di Portland, Oregon, Amerika Serikat, bayi batuk karena melihat orang di sekitarnya melakukan hal tersebut.

“Memperhatikan orang lain di sekitar mereka batuk dan mereka meniru apa yang mereka lihat dan dengar," tambahnya.

kumparan post embed

Hal ini juga bukan hanya soal komunikasi, Moms. Bayi itu pintar dan mereka memahami reaksi orang di sekitarnya. Seperti kata dr. Whitney, ketika bayi batuk, orang di sekitarnya cenderung akan memerhatikan. Sehingga si kecil berpikir bahwa pura-pura batuk adalah sebuah permainan yang sangat menyenangkan.

Namun perlu dicatat, bahwa tidak semua batuk yang dilakukan bayi adalah palsu. Anda juga harus tetap waspada pada kesehatan bayi. Sehingga perhatikan apakah ada gejala lain seperti demam, susah makan, tersedak saat makan, muntah, pilek, atau masalah pernapasan.

Jika bayi melakukan batuk palsu, kemungkinan besar dia akan tersenyum manis saat Anda memerhatikannya. Jadi nikmatilah tingkah lucu si kecil yang menggemaskan ini, Moms.

kumparan post embed