Pemerintah Siaga Jelang HUT OPM, Waspadai Opini Politis tentang Papua

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam, Mahfud MD, saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam, Mahfud MD, saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Organisasi Papua Merdeka (OPM) akan merayakan HUT pada 1 Desember mendatang. Pemerintah ikut bersiaga untuk mengantisipasi potensi munculnya kerusuhan hingga pernyataan-pernyataan yang dapat menggiring opini.

Menko Polhukam Mahfud MD memastikan pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana pengamanan. Sehingga, diharapkan tidak terjadi hal-hal tak diinginkan jelang HUT OPM.

"Ya itu juga jadi perhatian kita agar Papua itu hati-hati segi politisnya, segi keamanan sudah standar," kata Mahfud MD di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Warga mengungsi dengan penjagaan aparat keamanan di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (1/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding

Namun, Mahfud MD enggan membeberkan upaya antisipasi apa yang telah disiapkan pemerintah. Meski begitu, ia memastikan situasi terkini di Papua berlangsung kondusif.

Pemerintah juga mewaspadai munculnya opini-opini terkait Papua yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Menko Polhukam, Mahfud MD, saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

"Segi politis itu kadang-kadang bangun opini yang tidak-tidak, yang tidak diduga tiba-tiba muncul opini yang sebenarnya tidak ada. Semua kita antisipasi, semua sudah ada SOP-nya," ucap Mahfud.

Mahfud MD memastikan aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan. Termasuk juga aparat keamanan jika terbukti melakukan pelanggaran selama proses pengamanan.

"Setiap pelanggaran SOP akan ditindak meskipun dilakukan oleh internal aparat," tutupnya.

kumparan post embed