Mobil Nganggur di Rumah Bisa Jadi Sarang Tikus, Begini Solusinya

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mobil parkir mundur di garasi Foto: Muhammad Ikbal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil parkir mundur di garasi Foto: Muhammad Ikbal

Tikus jadi ancaman buat pemilik mobil di tengah Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di beberapa wilayah Indonesia.

Pasalnya, mobil yang biasanya sehari-hari digunakan kini hanya menganggur saja di rumah, dan berpotensi menjadi sarang tikus, khususnya di ruang mesin.

Nah bahayanya, binatang pengerat tersebut bisa menggigit kabel dan juga bagian dari mobil, dan memicu korsleting ketika mobil dikendarai.

Layout mesin BMW 330i M Sport Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Ketika ditanyakan, Technical Support Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi tak menampik, ruang mesin yang hangat biasanya jadi tempat nyaman bagi tikus untuk berlindung.

"Karakter tikus seperti itu, biasanya dia berdiam di bagian transmisi dan sela-sela engine. Maka dari itu kondisi kebersihan lingkungan dan mobilnya sangat perlu diperhatikan," kata Bambang kepada kumparan, Kamis (30/4).

Agar hal ini tak terjadi lagi, Anda sebaiknya melakukan beberapa trik dan cara mengusir tikus dari kap mesin mobil seperti yang diungkapkan Bambang berikut ini.

Jangan parkir ditempat yang kotor

Ilustrasi lahan parkir mobil. Foto: istimewa

Pertama, pastikan kondisi lingkungan atau area parkir mobil bersih. Singkirkan barang-barang yang bertumpuk dan bersihkan kotoran atau sampah. Menurut Bambang, faktor ini hal utama mengundang tikus mampir ke kap mesin.

"Tempat yang kotor atau ada banyak sampah itu jadi sumber tinggal dan makanan tikus. Nah, kalau sudah terlihat ada tikus segera bersihkan sehingga bau tikus tadi hilang," papar Bambang.

Jaga kebersihan ruang mesin

Ilustrasi mekanik sedang melihat keadaan mesin mobil Foto: Istimewa

Sebagai pemilik mobil, hal ini kadang terlewat. Umumnya pemilik hanya membersihkan bagian interior dan eksterior saja. Padahal, kata Bambang ruang mesin yang kotor jadi tempat ternyaman tikus bersarang.

"Harus rutin membersihkan ruang mesin, sebaiknya saat mencuci mobil juga diperhatikan kebersihan mesin mobil, namun hati-hati saat membersihkan jangan disemprot air bisa dilap saja," paparnya

Pakai kapur barus atau wewangian

Kapur barus atau kamper yang diletakkan di ruang mesin mobil Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Bambang juga menyarankan agar pemilik mobil menggunakan kapur barus atau wewangian untuk mengusir dan mencegah tikus datang kembali. Sebab, kata Bambang aroma kedua piranti itu ampuh mencegah tikus.

"Ini sebagai pengusir, disebar saja di titik-titik yang dianggap punya potensi tikus bersarang atau bisa juga di taruh di jalur tikus masuk," jelasnya.

Memanaskan mobil secara rutin

Panel Instrumen Peugeot 3008 Allure Plus . Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Umumnya tikus lebih suka bersarang pada mobil yang jarang digunakan atau dipanaskan. Dengan rutin memanaskan mobil, menurut Bambang jadi solusi kap mobil ditempati tikus.

"Memanaskan mesin enggak harus setiap hari, seminggu sekali saja cukup. Boleh periksa secara teratur ruang mesin, jika ada bekas makanan atau jejak tikus bisa langsung dibersihkan," kata Bambang.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure