5 Cara Menikmati Liburan Musim Dingin di Selandia Baru yang Menawan

9 Agustus 2019 19:02 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Hiking ke Mount Cook di Selandia Baru Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Hiking ke Mount Cook di Selandia Baru Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Salah satu waktu terbaik untuk liburan ke Selandia Baru adalah pada periode musim dingin yang terjadi pada bulan Juni hingga September. Ya, berbeda dengan Eropa atau Amerika, Selandia Baru dan Australia memang justru mengalami musim salju pada pertengahan tahun.
ADVERTISEMENT
Musim dingin di Selandia Baru bukan hanya menawarkan pengalaman liburan yang berbeda dari yang biasa kamu rasakan di Indonesia yang tropis. Tetapi juga karena musim dingin menjadi periode low season liburan, yang artinya kamu tidak akan tersesat di tengah ramainya turis saat berlibur di Selandia Baru.
Low season juga menjadi musim liburan yang menarik karena menurut rilis resmi yang diterima kumparan, harga-harga akomodasi di Selandia Baru pada musim dingin akan menjadi lebih murah. Bagi kamu yang berniat melakukan roadtrip, juga akan merasa lebih nyaman karena jalanan tidak terlalu ramai.
Untuk kamu yang berniat menghabiskan waktu liburan di Selandia Baru pada musim dingin, yuk, intip lima aktivitas seru yang bisa kamu lakukan berdasarkan rekomendasi penduduk lokal!
ADVERTISEMENT
1. Melihat Ikan Paus dari Dekat
Ikan paus humpback sedang bermigrasi di Kaikōura, Selandia Baru Foto: Shutter Stock
Ikan paus dalam mitos dan legenda Suku Maori dikenal sebagai raksasa laut dengan karakter yang mirip dengan manusia. Di luar dari legenda dan mitos tersebut, kamu juga pasti setuju bahwa paus merupakan salah satu binatang laut yang indah apabila dilihat dari dekat.
Di Selandia Baru, musim dingin jadi waktu paling tepat untuk menyaksikan ikan paus yang muncul ke permukaan untuk bermigrasi. Bukan cuma satu jenis saja, tetapi ada banyak jenis ikan paus yang berenang melalui kawasan Kaikōura dalam migrasi tahunannya. Seperti humpback whales, pilot whales, blue whales dan southern right whales.
2. Menikmati Aurora Australis di Langit Malam
Aurora Australis di sekitar kawasan Lake Wakatipu, Selandia Baru Foto: Shutter Stock
Selain Islandia, kamu juga bisa, lho, merasakan pengalaman liburan sembari menikmati eloknya aurora di langit Selandia Baru. Bedanya, jika di Islandia kamu mengenal Aurora Borealis, maka di Selandia Baru, kamu akan disuguhkan Aurora Australis.
Church of The Good Shepherd di tengah aurora Australis Foto: Shutter Stock
Aurora Australis akan terlihat seperti lembaran atau guratan berwarna hijau, kuning, ungu dan biru yang seakan menari sembari melintasi langit. Waktu terbaik untuk melihat aurora Australis adalah pada musim dingin ketika langit tengah cerah, sehingga kamu bisa melihat aurora tanpa hambatan.
ADVERTISEMENT
Kamu bisa juga memesan paket tur spesial di Selandia Baru yang bisa membawamu mempelajari Southern Sky yang memukau sambil berbagi kisah dari Waiata (lagu-lagu) suku Maori tentang cara mereka melihat langit malam.
3. Menjelajahi Gletser
Queenstown Winter Foto: Tourism New Zealand
Belum afdal namanya kalau liburan ke Selandia Baru tapi tidak menjelajahi hamparan gletsernya. Di Selandia Baru, kamu bisa pergi ke gletser terbesar di pantai barat Pulau Selatan, Fox Glacier dan Franz Josef. Apalagi ketika musim dingin, seluruh gletser sedang berada dalam ukuran terbaiknya.
Bukan hanya itu, cuaca yang dingin juga memberikan kamu kondisi pendakian yang sempurna dibandingkan pada musim panas. Jangan lupa bawa kamera kesayanganmu, ya. Karena akan ada banyak foto menakjubkan dengan langit biru cerah yang bersih dengan hamparan salju dan gletser sebagai lantainya.
ADVERTISEMENT
Punya uang lebih? Sewa glacier helikopter untuk dapat menjangkau gletser yang menawan ini. Tertarik?
4. Mengikuti Festival Musim Dingin
Matariki Torch Foto: Tourism New Zealand
Apabila kamu berniat liburan ke Selandia Baru pada bulan Agustus, jangan sampai kamu melewatkan salah satu festival musim dingin paling seru di Taranaki, yakni Winter Fest.
Winter Fest adalah salah satu dari rangkaian empat acara dalam Taranaki Art Festival yang memadukan sastra, musik, teater, dan literatur dalam penampilan musim dinginnya
Melalui rangkaian festival ini, kamu akan mendapatkan cara baru untuk merasakan, menikmati, serta memperkaya pengetahuan lewat hiburan dan seni. Selain Taranaki Art Festival, kamu juga bisa mengunjungi Queenstown Winter Festival.
Di dalam festival ini kamu akan disuguhkan pertunjukan kembang api di atas Danau Wakatipu, dan selama 10 hari ke depan, kamu akan menyaksikan live music, pertunjukan komedi, parade, dog derby (perlombaan menyusuri gunung bagi anjing), snowboarding, dan masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
5. Naik Kereta TranzAlpine
TranzAlpine tiba di Arthur’s Pass National Park, Selandia Baru Foto: Shutter Stock
Salah satu hal terbaik yang bisa kamu rasakan saat liburan dan berada di Selandia Baru pada musim dingin adalah melihat pemandangan salju yang tak ada habisnya di sepanjang mata memandang. Apalagi salju bukanlah hal yang awam bagi wisatawan yang berasal dari negara tropis seperti Indonesia.
Pemandangan sungai Waimakariri dilihat dari jendela TranzAlpine di Selandia Baru Foto: Shutter Stock
Karenanya, ketika berada di Selandia Baru, kamu mesti mencoba menaiki kereta TranzAlpine dari Christchurch ke Greymouth atau sebaliknya. Menurut Tourism New Zealand, aktivitas ini adalah cara terbaik untuk menikmati Selandia Baru selama musim dingin karena kereta ini akan menyajikanmu pemandangan menakjubkan di sepanjang belahan bumi bagian selatan.
Kamu cukup duduk dengan tenang di kursi yang hangat dan nyaman sambil menikmati pemandangan yang cantik dari pegunungan, hutan, dan danau yang terbentang di sepanjang jalan.
ADVERTISEMENT