Bonsai on The Road: Penggemar Bonsai Bantul Bagikan Ribuan Bibit Gratis

Konten Media Partner
10 Januari 2022 21:15
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Salah satu peserta Bonsai On The Road berpose di depan truk pengangkut bonsai. Foto: Widi Erha Pradana
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu peserta Bonsai On The Road berpose di depan truk pengangkut bonsai. Foto: Widi Erha Pradana
ADVERTISEMENT
Para pecinta bonsai Bantul yang tergabung dalam Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bantul, membagikan ribuan bibit bonsai secara gratis kepada masyarakat. Pembagian bibit bonsai itu dilaksanakan di dalam kegiatan Bonsai On The Road, yang digelar pada Minggu (9/1) kemarin.
ADVERTISEMENT
Menggunakan dua truk besar, mereka membawa sejumlah bonsai dan sekitar 1.000 bibit dari rumah dinas Bupati untuk kemudian dibawa keliling Bantul. Di sejumlah titik, seperti Pasar Imogiri, Pasar Seni Gabusan, dan Pasar Bantul, mereka berhenti untuk membagikan brosur dan bibit bonsai gratis kepada masyarakat.
“Ada sekitar 1.000 bibit yang kami bagikan ke masyarakat secara gratis, itu semua hasil budidaya para petani bonsai di Bantul,” kata Wakil Ketua PPBI Cabang Bantul, Roi Budiarto, Senin (10/1).
Peserta Bonsai On The Road bersiap di depan Rumah Dinas Bupati Bantul. Foto: Widi Erha Pradana
zoom-in-whitePerbesar
Peserta Bonsai On The Road bersiap di depan Rumah Dinas Bupati Bantul. Foto: Widi Erha Pradana
Ada banyak jenis bibit yang dibagikan, mulai dari beringin, sancang, lohansung, sianci, ada puluhan jenis lainnya. Roi berharap, melalui kegiatan bagi-bagi bibit ini, bisa membuat bonsai lebih memasyarakat lagi sehingga akan semakin banyak orang yang terjun ke dunia perbonsaian.
ADVERTISEMENT
Roi mengatakan bonsai memiliki nilai ekonomi dan investasi yang cukup tinggi. Ketika semakin banyak orang yang berkecimpung di dunia bonsai, harapannya bisa ikut meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor kreatif ini.
“Tentunya ini semua perlu ada dukungan dan sinergi dengan pemerintah, sulit kalau kami bergerak sendiri. Dan kami sudah sowan ke Bupati untuk melaporkan apa yang kami kerjakan bersama masyarakat Bantul ini. Beliau senang dan mendukung, ” ujar Roi Budiarto.
Peserta Bonsai On The Road membagikan bibit tanaman gratis kepada pengguna jalan. Foto: Widi Erha Pradana
zoom-in-whitePerbesar
Peserta Bonsai On The Road membagikan bibit tanaman gratis kepada pengguna jalan. Foto: Widi Erha Pradana
Sementara itu, Koordinator Wilayah Piyungan PPBI Cabang Bantul, Gunardi, mengatakan bahwa kegiatan Bonsai On The Road yang membagi-bagikan ribuan bibit bonsai ini juga bertujuan untuk menghapus stigma negatif terhadap para pebonsai. Selama ini, para pebonsai disebut-sebut sebagai perusak alam, karena mengambil bibit atau pohon dari alam untuk dijadikan bonsai.
ADVERTISEMENT
Namun dengan kegiatan ini, mereka ingin menunjukkan bahwa para pebonsai sudah tak lagi mengambil pohon dari hutan. Mereka kini bisa membudidayakan bibit sendiri, bahkan ikut berkontribusi dalam program penghijauan dengan menyumbangkan bibit-bibit yang mereka hasilkan.
“Jadi tidak ada lagi yang namanya ndangkel (mengambil) dari hutan, para pebonsai harus bisa menghasilkan bibit sendiri melalui budidaya,” ujar Gunardi, Sabtu (8/1).
Saat ini, PPBI Cabang Bantul memang sedang gencar-gencarnya mendorong anggota-anggotanya untuk memiliki pembibitan bonsai sendiri. Bahkan untuk tingkat nasional, Gunardi mengklaim bahwa Bantul menjadi kota atau kabupaten yang paling sukses dalam hal membudidayakan bibit bonsai.
“Kalau ini diikuti semua pebonsai di seluruh Indonesia kan luar biasa. Bukan hanya mencukupi kebutuhan sendiri, tapi juga bisa ikut berkontribusi dalam penghijauan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Gunardi juga menyinggung mengenai pentingnya menyebarkan cinta lingkungan dengan cara-cara yang menarik dan tidak menggurui.
"Kita membagi bibit pohon ini kan berbagi kecintaan pada pohon, pada lingkungan, tanpa pidato," jelas Gunardi. (Widi Erha Pradana / YK-1)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020