Konten dari Pengguna

Profil Rahmad Adi Mulyono, Karier, dan Prestasinya

Profil Tokoh

Profil Tokoh

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Profil Rahmad Adi Mulyono. Foto: Unsplash/Curdin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Profil Rahmad Adi Mulyono. Foto: Unsplash/Curdin

Profil Rahmad Adi Mulyono tengah mencuri perhatian publik. Pasalnya, ia berhasil mempersembahkan hadiah bagi kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dengan meraih medali perunggu di kejuaraan dunia panjat tebing IFSC Climbing World Championship Bern di Swiss.

Adi yang merupakan mahasiswa semester akhir Prodi Manajemen tersebut berhasil mempersembahkan medali perunggu di IFSC Climbing World Championshop Bern 2023 Swiss setelah finis di urutan ketiga di babak small final dengan catatan waktu 5,05 detik.

Daftar isi

Profil Rahmad Adi Mulyono

instagram embed

Dikutip dari akun Instagram @kemenpora, profil Rahmad Adi Mulyono yang lahir di kota Surabaya, Jawa Timur itu berhasil lolos ke Olimpiade 2024 setelah menjadi juara di Kualifikasi Asia 2023. Selain menjuarai ajang itu, ia juga meraih sejumlah prestasi di panjat tebing di nomor speed putra.

Pria berusia 23 tahun itu merupakan juara IFSC World Cup 2023 di Prancis. Kala itu, Rahmad Adi Mulyono berhasil kalahkan atlet panjat tebing asal Kazakhstan, Rishat Khaibullin. Di Kejuaraan Dunia 2023, ia juga gagalkan asa Rishat Khaibullin meraih medali perunggu.

Di Kejuaraan Asia 2019, ia berhasil meraih medali emas di ajang tersebut. Kala itu, Rahmad yang satu tim dengan Sabri dan Fathur Roji berhasil kalahkan tim Indonesia lainnya yang diisi oleh Veddriq Leonard, Kiromal Katibin, dan Zaenal Aripin.

Di Asian Games 2022, ia yang berlaga di sektor speed tim putra harus puas dengan meraih medali perak dari tim China. Dalam tim China itu, ada Long Jinbao dan Wu Peng yang akan berlaga di Olimpiade 2024.

Baca Juga: Profil An Se Young, Pemain Bulu Tangkis Asal Korea Selatan

Biodata Rahmad Adi Mulyono

instagram embed

Berikut adalah biodata Rahmad Adi Mulyono:

  • Nama lengkap: Rahmad Adi Mulyono

  • Nama panggilan: Adi

  • Tempat/tanggal lahir: Surabaya, 31 Oktober 2000

  • Profesi: Atlet

  • Cabang olahraga: Panjat tebing

  • Tahun aktif: 2018-sekarang

  • Pendidikan: Universitas Muhammadiyah Surabaya, jurusan Pendidikan Manajemen

  • Akun Instagram: @rahmadadimulyono_

Perjalanan Karier

instagram embed

Sebelum meraih kejuaraan dunia, Rahmad memulai kariernya dari tingkat dasar. Bakatnya mulai terlihat ketika ia sukses merebut medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di Lamongan pada 2019 lalu.

Sejak saat itu, ia mulai mendapatkan banyak panggilan untuk mengikuti pelatihan di Pelatnas Panjat Tebing. Sederet prestasi yang dimilikinya berhasil mengantarkan Rahmad menjadi penerima beasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Baca Juga: Profil Novak Djokovic, Juara Tenis Olimpiade Paris 2024

Prestasi yang Diraih

instagram embed

Beberapa prestasi yang pernah diraih Adi di kancah Internasional adalah sebagai berikut:

  • Medali Emas IFSC World Cup 2023

  • Medali Emas Asian Qualifier 2023

  • Medali Perak Asian Games 2022 (relay)

  • Medali Perunggu Kejuaraan Dunia 2023

  • Medali Perunggu IFSC World Cup 2022

  • Medali Perunggu IFSC World Cup 2023

  • Medali Perunggu NEOM IFSC Masters 2023

  • Medali Perunggu Kejuaraan Asia 2019

  • Medali Perunggu IFSC World Youth 2019

Hasil Panjat Tebing

instagram embed

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Rahmad Adi Mulyono sama-sama lolos babak kualifikasi pemeringkatan Olimpiade Paris 2024 nomor speed putra tetapi dengan hasil kontras.

Nomor speed putra di La Bourget, Saint-Denis, Prancis, Selasa, 06 Agutsus 2024 dibuka dengan penampilan wakil China, Long Jin Bao dan atlet 18 tahun asal Amerika Serikat, Zach Hammer.

Hammer yang tampil di lane B sempat melambat di awal dan sekilas Long yang akan menyentuh pad sensor waktu lebih cepat.

Namun di pertengahan, giliran Long yang agak terpeleset hingga Hammer berhasil menyusul dan membalikkan situasi. Keduanya hanya berselisih 3 detik, Long 6,09 detik, Hammer 6,06 detik.

Pada heat kedua, giliran aksi wakil Indonesia, Rahmad Adi Mulyono yang mentas di lane B. Dia beradu dengan wakil Afrika Selatan, Joshua Bruyns.

Adi tampil langsung dengan start solid, kecepatannya langsung tak terelakkan dengan membukukan dengan 5,070 detik.

Catatan waktu Adi sempat memecahkan rekor Olimpiade miliknya yang saat ini dipegang tuan rumah Bassa Mawem sebelumnya, 5,45 detik.

Sesaat kemudian, wakil China lainnya Wu Peng juga membukukan waktu yang sama. Namun detail waktunya masih kalah dari Adi, yakni 5,075 detik

Tahap kedua babak penyisihan untuk pemeringkatan dimulai, masing-masing atlet bertukar lane. Kualifikasinya masih sama, yakni berbasis waktu.

Sayangnya, Adi mengalami false start. Secara otomatis dia menduduki ranking terakhir yakni ke-14. Setelah itu, Veddriq mencatatkan waktu terbaik di sesi ini dengan 4,79 detik yang sekaligus memecahkan rekor olimpiade baru dan menyamai rekor dunia saat ini.

Berikut adalah pemeringkatan nomor speed putra pada babak kualifikasi.

  1. Veddriq Leonardo: 4,79 detik

  2. Amir Maimuratov (Kazakhstan): 4,89

  3. Sam Watson (Amerika Serikat): 4,91

  4. Matteo Zurloni (Italia): 4,94

  5. Wu Peng (China): 5,01

  6. Reza Alipour Shenazandifard (Iran): 5,06

  7. Yaroslav Tkatch (Ukraina): 5,11

  8. Bassa Mawem (Prancis): 5,16

  9. Julian David (Selandia Baru): 5,24

  10. Shin Eun-cheol (Korea Selatan): 5,25

  11. Long Jin Bao (China): 5,29

  12. Zach Hammer (Amerika Serikat): 6,05

  13. Joshua Bruyns (Afrika Selatan): 6,18

  14. Rahmad Adi Mulyono: 5,070 (false start di tahap kedua)

Baca Juga: Profil Lalu Muhammad Zohri, Atlet Lari Indonesia

Itulah profil Rahmad Adi Mulyono yang membanggakan Jawa Timur sekaligus Indonesia. Semangat juang dan tekadnya yang kuat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus mengejar mimpi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.(glg)