Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat Brigjen Hengki Haryadi dari Wakapolda Riau jadi Kapolda Papua Barat Daya. Jabatan Kapolda Papua Barat Daya disandangnya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Lulusan Akpol 1996 ini memiliki rekam jejak panjang dalam menangani kasus kriminal menonjol, khususnya saat bertugas di wilayah Jakarta. Sejumlah kasus besar yang pernah ditangani antara lain penangkapan preman Hercules dan kasus perebutan lahan di Kalideres, pengungkapan jaringan narkoba internasional dengan barang bukti hingga 120 kilogram sabu dan 1,3 ton ganja, serta kasus narkoba yang menjerat aktor Steve Emmanuel dan pasangan Nia Ramadhani-Ardi Bakrie. Ia juga pernah menangani kasus penyerangan di RSPAD yang melibatkan pelaku berjuluk "Kill Bill".
Saat menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Hengki memimpin penanganan kasus kematian satu keluarga di Kalideres, penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy, pembunuhan berantai Wowon Cs, TPPO jual beli ginjal jaringan Indonesia-Kamboja, mafia tanah yang melibatkan pegawai BPN, serta kasus penipuan penjualan iPhone oleh si kembar Rihana-Rihani.