Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyoroti beredarnya grup WhatsApp yang diduga menyasar anak-anak di bawah umur dan memuat konten bermuatan seksual.
Kasus ini ramai usai sejumlah orang tua siswa di Jakarta dibuat waspada setelah mengetahui adanya grup WhatsApp bernama “Add People As Much As You Can” yang mengundang siswa secara acak. Grup tersebut disebut telah beranggotakan lebih dari 1.000 orang dan mulai tersebar ke sejumlah sekolah.
Menurut Dave, kondisi tersebut berpotensi menjadi pelanggaran berlapis karena melibatkan anak di bawah umur sekaligus konten yang dinilai bertentangan dengan norma dan aturan hukum.
Dave meminta pemerintah, sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar anak meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital anak. Hal ini dinilai penting untuk mencegah anak terpapar konten berbahaya.
“Jangan sampai anak-anak kita ini ternodai, kepolosan mereka dirusak oleh sekelompok orang yang memiliki niatan buruk, niatan jahat untuk menghancurkan generasi masa depan bangsa,” ujar Dave kepada wartawan, Rabu (2/9).