Utang Whoosh
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) menghadapi tantangan dalam pembiayaan, yang dipicu oleh utang yang menumpuk. Pemerintah dan pihak China sedang mempersiapkan restrukturisasi pembiayaan proyek ini untuk meminimalisir potensi masalah di masa depan. Pemerintah akan membentuk tim khusus untuk meninjau berbagai opsi pendanaan, termasuk penggunaan dividen BUMN, untuk melunasi utang yang menumpuk di proyek tersebut.
Tim khusus ini akan bernegosiasi langsung dengan China dan meninjau berbagai opsi pendanaan, termasuk penggunaan dividen BUMN, untuk melunasi utang yang menumpuk di proyek tersebut. Selain itu, pemerintah juga sedang mempertimbangkan opsi penyelesaian proyek ini secara menyeluruh, termasuk kajian opsi penambahan ekuitas dan menyerahkan sebagian infrastruktur KCJB kepada pemerintah. Rosan Roeslani, CEO Danantara, memastikan bahwa evaluasi proyek ini tidak hanya fokus pada persoalan keuangan atau utang, melainkan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyelesaian proyek yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas.
