Kumparan Logo

Erick Thohir Terus Bentuk Holding BUMN, Bagaimana Mengelola Bisnisnya?

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/11).  Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/11). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Menteri BUMN Erick Thohir terus mengkonsolidasikan BUMN dalam sejumlah holding. Dalam beberapa kesempatan, Erick Thohir menjelaskan, tujuan pembentukan holding BUMN itu untuk efisiensi dan penyederhanaan jumlah BUMN. Dari sebelumnya ada 142 BUMN, ditargetkan akan terkonsolidasi menjadi 100-an saja.

“Khususnya pada situasi pandemi COVID-19 merupakan saat yang tepat untuk melakukan restrukturisasi, untuk memperkuat posisi BUMN. Baik posisi keuangan maupun posisi dalam industri. Dari 142 BUMN sekarang ini kita bisa tinggal 107 BUMN. Ini akan kita turunkan terus kalau bisa ke angka 80,” kata Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR.

kumparan post embed

Di antara yang dikonsolidasikan ke dalam holding BUMN, adalah industri pupuk di bawah PT Pupuk Indonesia (Persero) dan pertambangan di bawah MIND ID.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Achmad Bakir Pasaman, menjelaskan peran holding dalam industri pupuk adalah menjalankan program-program yang bersifat strategis. Sementara anak perusahaan yang berada di bawah holding lebih fokus ke aktivitas produksi.

Dirut holding BUMN industri pupuk PT Pupuk Indonesia (Persero), Bakir Pasaman. Foto: Dok. Pupuk Kaltim

“Dengan terbentuknya holding, langkah perusahaan menjadi lebih terintegrasi sehingga tidak ada lagi tumpang tindih antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya di bawah holding,” kata Bakir dalam Webinar Padjadjaran Inisiatif Series bertema bertema ‘Efektivitas dan Konstruksi Holding BUMN untuk Nusa dan Bangsa’, Kamis (19/08).

Menurutnya, yang dilakukan perseroan dari pembentukan holding BUMN adalah membangun model manufacturing network untuk mengoptimalkan cost-to-serve terbaik bagi konsumen. Selain itu, juga menjalankan distribusi model jaringan yang lebih efisien.

kumparan post embed

Demikian juga di industri pertambangan mineral dan batu bara. Direktur Utama MIND ID, Orias Petrus Moedak, memaparkan dengan terintegrasinya BUMN pertambangan, maka skala usaha perusahaan pertambangan milik negara jadi membesar.

“MIND ID ini menjadi strategic holding. Kalau ada program yang tidak jalan di anak perusahaan, holding akan bantu. Begitu juga hubungan dengan pemangku kepentingan seperti DPR dan pemerintah, maka itu urusan holding. Ini agar manajemen BUMN di anak usaha bisa lebih focus pada strategi produksi,” kata Orias.