kumparan
22 Mei 2018 11:19

Yang Harus Ibu Lakukan Jika Bayi Tak Mau Dibedong

Bayi menangis (ilustrasi)
Bayi menangis (ilustrasi). (Foto: Thinkstock)
Membedong bayi lazim dilakukan oleh orang tua guna menenangkan dan memberi kehangatan pada si kecil. Tapi bagaimana jika bayi selalu menolaknya alias tak mau dibedong? Penolakan itu bisa terlihat ketika bayi terlihat meronta, terus rewel atau tampak tidak nyaman ketika Anda membedongnya.
ADVERTISEMENT
Nah, Moms, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan ketika bayi Anda tidak mau dibedong. kumparanMOM (kumparan.com) merangkumnya berikut ini:
Periksa bedongan
Bayi Nyaman Dalam Bedong
Bayi Nyaman Dalam Bedong (Foto: Pixabay)
Jangan-jangan, bayi tidak nyaman karena Anda membedongnya terlalu erat atau kuat, Moms. Membedong terlalu kuat dapat membuat si kecil merasa sesak dan kepanasan. Bisa juga, Anda membedongnya terlalu lama.
Membedong terlalu kuat maupun terlalu lama bisa berdampak buruk bagi bayi. Mulai dari mengganggu perkembangan tulangnya, mengakibatkan dislokasi pinggul, hingga meningkatkan risiko kematian mendadak bayi (SIDS).
Maka dari itu, periksa kembali cara membedong bayi yang selama ini Anda lakukan. Pastikan ada cukup ruang untuk kaki, tangan, hingga kepala bayi ‘bergerak’. Namun, tidak juga terlalu longgar. Sedang saja Moms.
ADVERTISEMENT
Ciptakan ritual tidur
Hati-hati Tidur Bersama Bayi
Hati-hati Tidur Bersama Bayi. (Foto: Thinkstock)
Anda bisa membuat kegiatan rutin menjelang tidur bagi si kecil. Setelah memandikannya dengan air hangat, Anda bisa menimang-nimang, atau mengayun-ayunkan bayi sampai tertidur. Jika hal itu dilakukan secara teratur, bayi akan merekam kebiasaan itu sebagai tanda agar lebih tenang.
Sehingga meskipun tidak dibedong misalnya, bayi tetap bisa nyaman untuk memejamkan mata dan tidak rewel.
Hindarkan gangguan
Bayi menangis tidak mengeluarkan air mata
Bayi menangis tidak mengeluarkan air mata. (Foto: Thinkstock)
Ketika bayi menolak bedong, mungkin saja ia bisa jadi lebih sensitif terhadap gangguan sekitar. Seperti, suara berisik, pakaian yang tidak nyaman, suhu udara yang terlalu panas, dan lainnya yang membuat ia gelisah hingga takut. Maka, perhatikan baik-baik kondisi sekitar agar ia tetap nyaman Moms.
Di samping itu, upayakan pula agar tetap tetap di sisinya. Agar ketika tiba-tiba ia terbangun, Anda bisa segera menenangkannya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan