News
·
25 Juli 2020 14:19

Orang Tua Editor MetroTV Yodi Prabowo Tak Percaya Anaknya Depresi dan Bunuh Diri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Orang Tua Editor MetroTV Yodi Prabowo Tak Percaya Anaknya Depresi dan Bunuh Diri (82427)
Metro TV berduka cita atas wafatnya Yodi Prabowo, News Video Editor. Foto: Instagram/@metrotv
Keluarga editor MetroTV Yodi Prabowo mengaku kecewa dengan kesimpulan akhir polisi yang menduga kuat kematian anaknya akibat bunuh diri. Mereka yakin, Yodi tak mungkin memiliki niat untuk mengakhiri hidupnya.
ADVERTISEMENT
"Barusan saya mengikuti press rilis dari kabid humas dan jajarannya dan menyimpulkan diduga anak saya itu bunuh diri. Tapi saya terus terang sebagai orang tua kecewa dengan kesimpulan itu karena enggak mungkin anak saya bunuh diri," ujar Suwandi, ayah Yodi Prabowo, kepada wartawan di kediamannya, Sabtu (25/7).
Dalam kesimpulan yang didapat polisi berdasarkan pengungkapan fakta di lapangan, diduga Yodi juga menderita depresi. Namun hal tersebut lagi-lagi dibantah Suwandi.
Orang Tua Editor MetroTV Yodi Prabowo Tak Percaya Anaknya Depresi dan Bunuh Diri (82428)
Pemakaman Editor MetroTV Yodi Prabowo di TPU Sandratex, Ciputat Timur. Foto: Dok. Rizky Adam
Menurutnya, tingkah laku Yodi sehari-hari tak seperti orang yang mengalami depresi. Dalam kesehariannya, interaksi antara Yodi dan anggota keluarga lainnya masih normal.
"Tadi dikatakan bahwa anak saya depresi. Oke lah dari hasil labfor dari hasil rumah sakit RSCM seperti yang diketahui itu. Tapi di hari-harinya itu dia tidak menampakkan depresi, bahkan dia masih bekerja, masih mau mengantar ibunya ke tempat urut yang bagus karena anak saya yang kecil tidak bisa jalan," jelas Suwandi.
ADVERTISEMENT
Suwandi beranggapan, orang yang depresi tak dapat beraktivitas dengan normal. Namun tingkah laku Yodi dalam kesehariannya tampak baik-baik saja di mata keluarga.
Yodi bahkan memiliki rencana untuk menikah dengan kekasihnya yang sudah dipacari selama 7 tahun.
"Kalau orang depresi ini menurut saya ya orang awam kalau dia depresi itu dia paling tidak, enggak bisa kerja. Ini dia punya harapan, ada kejadian sebelum ini dia membeli laptop. Untuk apa? untuk mencari uang tambahan karena dia berkeinginan untuk menikah," ungkapnya.

Polisi Sebut Yodi Prabowo Diduga Alami Depresi

Polda Metro Jaya merilis kasus tewasnya editor video MetroTV Yodi Prabowo. Dari hasil analisis dan penyelidikan polisi, Yodi diduga mengalami depresi.
Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (25/7), Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyinggung dugaan korban Yodi Prabowo mengalami depresi.
ADVERTISEMENT
"Ada latar belakang lain yang enggak saya sampaikan apa pemicu depresi masih kita dalami," beber Tubagus Ade didampingi Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: