Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
2 Sep 2026 18:14 WIB
Hampir 10 Bulan Berlayar, USS Abraham Lincoln Sandar di Thailand
Kapal induk nuklir Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya tiba di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, pada Rabu (2/9).
Kapal tersebut telah berlayar hampir 10 bulan sejak meninggalkan California pada November 2025.
USS Abraham Lincoln membawa sekitar 5.000 awak kapal. Dalam perjalanan panjangnya, kapal ini melintasi kawasan Pasifik, Laut China Selatan, Selat Malaka, hingga Samudra Hindia.
Awalnya, Lincoln ditugaskan untuk beroperasi di kawasan Laut China Selatan. Namun, kapal kemudian dialihkan menuju Timur Tengah di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel.
Lincoln menghabiskan hampir tujuh bulan beroperasi di kawasan Timur Tengah.
Setelah itu, kapal kembali bergerak ke arah Asia melalui Samudra Hindia dan Selat Singapura.
Sebelum tiba di Thailand, Lincoln juga terlihat melintasi Selat Singapura pada akhir Agustus.
Kapal kemudian bergerak menuju Laem Chabang, pelabuhan yang berada dekat kawasan wisata Pattaya.
Kunjungan ke Thailand menjadi kunjungan darat pertama bagi para awak Lincoln sejak November 2025.
Mereka dijadwalkan berada di Thailand hingga Minggu (6/9) untuk beristirahat sebelum kapal kembali berlayar.
Perjalanan panjang Lincoln juga menjadi sorotan di Amerika Serikat.
Sejumlah laporan menyebut kondisi kehidupan di atas kapal memburuk, termasuk persoalan kesehatan mental dan adanya percobaan bunuh diri di antara awak.
Pemerintah Kota Pattaya meningkatkan keamanan menjelang kedatangan ribuan personel militer AS. Bus juga disiapkan untuk mengantar para awak dari kapal menuju sejumlah lokasi di kota tersebut.
Namun, para awak memiliki sejumlah aturan selama berada di Thailand. Mereka dilarang menggunakan jet ski dan memanfaatkan kelonggaran aturan terkait ganja di negara tersebut.

0 Komentar

Belum ada komentar