Park Geun-hye

Park Geun-hye

Rangkum 21 Juli 2018: Miris Kalijodo hingga Miras Renggut Prajurit TNI

Rangkum 21 Juli 2018: Miris Kalijodo hingga Miras Renggut Prajurit TNI

Soal Ombudsman yang menilai Satgas Saber Pungli hanya menambah pekerjaan Polri juga masuk Rangkum edisi ini.


 Vonis Penjara untuk Eks Presiden Korsel Ditambah 8 Tahun

Vonis Penjara untuk Eks Presiden Korsel Ditambah 8 Tahun

Park Geun-hye divonis total 32 tahun atas berbagai tuduhan, dari korupsi hingga pelanggaran undang-undang pemilu.


Pengadilan Korsel Vonis Eks Presiden Park Geun-hye 24 Tahun Penjara

Pengadilan Korsel Vonis Eks Presiden Park Geun-hye 24 Tahun Penjara

Geun-hye terbukti melakukan korupsi dan persekongkolan yang melibatkan seorang teman dekatnya.


Satu Lagi Mantan Presiden Korsel Tersangkut Kasus Korupsi

Satu Lagi Mantan Presiden Korsel Tersangkut Kasus Korupsi

Setelah sebelumnya Park Geun-hye diciduk polisi, kini giliran mantan Presiden Korsel Lee Myung-bak yang diselidiki.


Korupsi, Eks Presiden Korsel Didakwa 30 Tahun Penjara

Korupsi, Eks Presiden Korsel Didakwa 30 Tahun Penjara

Eks Presiden Korsel didakwa penjara selama 30 tahun karena terlibat beberapa skandal termasuk dengan korupsi.


Menu Makanan Mantan Presiden Korsel di Penjara Picu Kecaman

Menu Makanan Mantan Presiden Korsel di Penjara Picu Kecaman

Makanan yang didapat Park Geun Hye disebut lebih baik ketimbang masyarakat Korsel kebanyakan.


Putri "Rasputin dari Korsel" Pulang ke Seoul, Tangan Diborgol Kain

Putri "Rasputin dari Korsel" Pulang ke Seoul, Tangan Diborgol Kain

Chung Yoo-ra adalah putri "Rasputin dari Kosel" yang membuat Park Geun-hye terpental dari kursi presiden.


Mantan Presiden Korsel Muncul di Pengadilan dengan Tangan Diborgol

Mantan Presiden Korsel Muncul di Pengadilan dengan Tangan Diborgol

Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye muncul di pengadilan dengan borgol, baju tahanan bernomor 503 dan mata suram.


Moon Jae-in Unggul Menjadi Presiden Korsel Versi Quick Count

Moon Jae-in Unggul Menjadi Presiden Korsel Versi Quick Count

"Saya akan membuat sebuah negara yang adil dan bersatu," kata Moon.